ANSOR TANGSEL: kegiatan agama
Showing posts with label kegiatan agama. Show all posts
Showing posts with label kegiatan agama. Show all posts

Thursday, March 11, 2021

Hujan Tidak Jadi Halangan, Ansor Banser Tangsel Memperingati Isra’ dan Mi’raj

Ansor Banser Tangsel Berdo'a di tengah guyuran hujan

Pamulang, Tangsel – Terjadinya Isra’ dan Mi’raj Rasul SAW itu pada tanggal 27 bulan Rajab di tahun ke-10 kenabian, yang di tahun ini jatuh pada tanggal 11 Maret 2021. Juga dikenal sebagai tahun “Aam Al-Huzni” atau tahun kesedihan baginda Nabi Muhammad SAW.

Kesedihan Rasul SAW yang begitu mendalam dengan dua peristiwa yang terjadi, atas meninggal pamanda tercintanya Abu Thalib dan juga Istri tersayang nya Sayyidah Khadijah. Oleh karena Rasul SAW bersedih Allah pun memberikan penghiburan-Nya dengan Meng-Isra’ dan Mi’raj kan Nabi SAW hingga bertemu dengan-Nya secara Yaqdzhah (terjaga).

Dengan peristiwa Isra’ dan Mi’raj nya Nabi SAW seluruh umat Muslim di berbagai belahan dunia sudah pasti memperingatinya, terutama bagi muslimin yang berakidah Ahlussunnnah Wal Jama’ah.

Baca juga : Kartanu sebagai Kartu Asuransi dan Anggota Koperasi bagi Warga NU Tangsel

Begitu pula tak ketinggalan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor kota Tangerang Selatan, hadir memperingatinya di Yayasan Safinatul Qodiri, Jl. SD. INPRES Gg. Dzikir RT. 01 RW. 01, Kampung Rawa Lele, Kel. Jombang, Kec. Ciputat - Tangsel. Sekaligus Milad Yayasan.

Acara dimulai dari waku sore, tepatnya pukul 17.00 WIB. Dengan diawali Tawassul, Pembacaan Surat Yasin dan Tahlil, kemudian di lanjut dengan Dzikir serta pembacaan Manaqib Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani (10/3/2021) tadi malam.

Milad sekaligus Peringatan Isra’ dan Mi’raj Nabi SAW di gelar di Yayasan Safinatul Qodiri (SQ) sebagai ketua Yayasan KH. Dama Suhendar, S.Ag, yang dihadiri oleh berbagai element masyarakat selain dari PC GP Ansor Tangsel.

Baca juga : Pentingnya Kaderisasi Dalam Organisasi Nahdlatul Ulama

Menghadirkan KH. RM. Abraham Naja Mangku Negara, SH. (GUS NAJA) Pengasuh Ponpes Nurussalam dan Wali Songo Dari Tuban Jawa Timur sebagai Pentausiyah. Juga Habib Hadi Al-Kaaf beserta para tokoh masayarakat sekitar. Dan Raisul Akbar Shohibul Manaqib Mu'allim Kyai Habib Umar Bin Abdul Hadi Al-Asy'ari (Gus Umar). Hadir pula Gus Mas’ud selaku ketua PCNU Tangsel beserta jajarannya.

Langit mendung tak dapat dibendung sehingga hujanpun turun sebagai tanda rahmat-Nya menyirami bumi pamulang dan sekirtarnya, seluruh masyarakat yang hadir dalam pengajianpun tak luput dari rahmat-Nya. Meski ada beberapa orang yang lebih memilih menghidari hujan, namun masih banyak yang tetap khusyuk berada di posisinya masing-masing.

Baca juga : Ansor Banser Tangsel Berulah

Acara yang digelar memang tidak menggunakan atap atau tenda untuk menutupi jamaah yang hadir, sehingga air hujan yang turun tak dapat dihindarkan bagi para jama’ah. Mereka tetap merasakan ke nikmatan yang terasa meski dalam guyuran hujan.

Begitu juga bagi para punggawa GP Ansor Banser Tangsel yang tetap khusyuk dan khidmat dalam mengawal dan mengikuti pengajian Milad Safinatul Qodiri sekaligus Isra’ Wal Mi’raj Nabi besar Muhammad SAW.


Penulis & Editor : Kholili

Tuesday, October 27, 2020

Pentingnya Ilmu ke-NU-an, Asal-usul NU di Dirikan, dan Mengetahui Banom NU yang Resmi

Bendera NU Berkibar


Asalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh.

1. Ada NU, Muhammadiyah, Persis, LDII, Wahabi, Salafi, Mu'tazilah, Kamu milih yang mana?
Jawab : NU.
2. NU singkatan dari apa?
Jawab : Nahdlatul  'Ulama.
3. Nahdlah, artinya apa?
Jawab : Kebangkitan.
4. 'Ulama artinya apa?
Jawab : Orang yang pintar memiliki ilmu Agama dan mampu mengamalkannya.
5. Siapakah yang paling takut kepada Allah dan Pewaris Para Nabi?
Jawab : 'Ulama .
6. Kapan Organisasi NU didirikan?
Jawab : Tgl. 31 Januari 1926/16 Rajab 1344 H.
7. Di daerah mana NU didirikan?
Jawab : Di Surabaya – Jawa Timur.
8. Siapa Rais Syuriah PBNU yang pertama?
Jawab : Hadrotussyaikh KH. M. Hasyim Asy'ari dari Kabupaten Jombang.
9. Siapa ketua Tanfidziyah PBNU yang pertama?
Jawab : H. Hasan Gipo dari Surabaya – Jawa Timur.
10. Apa tujuan didirikannya organisasi NU?
Jawab : Untuk melestarikan, mengembangkan dan mengamalkan ajaran Islam Ahlusunah Waljama'ah dengan menganut salah satu dari empat madzhab (Imam Hanafi, Imam Maliki, Imam Syafi'i, dan Imam Hambali).
11. Sebutkan Struktur Organisasi NU?
Jawab :  

  1.  PBNU : pengurus Besar Nahdlatul Ulama, untuk tingkat pusat.
  2.  PWNU : Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama, untuk tingkat Provinsi
  3.  PCNU : Pengurus cabang Nahdlatul Ulama, untuk tingkat kabupaten/kota.
  4.  PCI NU : Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama, untuk Luar Negeri.
  5.  MWC NU : Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama, untuk tingkat kecamatan.
  6.  RANTING NU : Untuk tingkat Kelurahan/Desa.

12. Sebutkan Struktur Lembaga Kepengurusan NU?
Jawab :

  • Musytasyar (Penasehat)
  • Syuriyah (Pimpinan tertinggi) terdiri dari :

- Rais Aam
- Wakil Rais Aam
- Beberapa Rais
- Katib Aam
- Beberapa Wakil Katib A'wan.

  • Tanfidziyah (Pelaksana) Terdiri dari :

- Ketua Umum
- Beberapa Ketua
- Sekretaris Jenderal
- Beberapa Wakil Sekjen
- Bendahara
- Beberapa Wakil Bendahara.

13. Dalam menjalankan Programnya, NU mempunyai tiga perangkat organisasi, sebutkan?

Jawab :

  1. BADAN OTONOM
  2. LAJNAH
  3. LEMBAGA

14. Badan Otonom (Banom) NU adalah?

Jawab : Banom adalah Perangkat organisasi yang berfungsi melaksanakan kebijakan yang berkaitan dengan kelompok masyarakat tertentu dan beranggotakan perorangan.

15. NU mempunyai 10 Banom, sebutkan?
      Jawab

  1. Jam'iyah Ahlit Thariqoh Al-Mu'tabaroh An-Nahdliyyah (JATMAN)
  2. Jam'iyah Qurro Wal-Huffadz (JQH)
  3. Muslimat
  4. Fatayat
  5. Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor)
  6. Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU)
  7. Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU)
  8. Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU)
  9. Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (SARBUMUSI)
  10. Pagar Nusa.

16. LAJNAH adalah?

Jawab : Lajnah adalah perangkat organisasi untuk melaksanakan program yang memerlukan penanganan khusus.

17. NU mempunyai 2 Lajnah, sebutkan dan terangkan?

Jawab :

  1. LAJNAH FALAKIYAH : Bertugas mengurus masalah hisab dan rukyah serta pengembangan ilmu Falak.
  2. LAJNAH TA'LIF WAN NASYR  : Bertugas mengembangkan penulisan, penerjemahan dan penerbitan kitab/buku,serta media informasi menurut faham Ahli Sunnah Waljama'ah.

 

Logo Badan Otonom Nahdlatul Ulama (Banom NU)

18. LEMBAGA NU adalah?
Jawab : Perangkat departementasi organisasi yang berfungsi sebagai pelaksana kebijakan, berkaitan dengan suatu bidang tertentu.
19. NU mempunyai 14 Lembaga, sebutkan!
      Jawab :

  1. LDNU : Lembaga Dakwah
  2. LPMNU : Lembaga Pendidikan Ma'arif
  3. RMI : Robithoh Ma'ahid Al-Islamiyah, melaksanakan di bidang pengembangan pondok pesantren
  4. LPNU : Lembaga Perekonomian Warga NU
  5. LP2NU : Lembaga Pengembangan Pertanian, Lingkungan Hidup dan Kelautan.
  6. LKKNU : Lembaga Kemaslahatan Keluarga
  7. LAKPESDAM : Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
  8. LPBHNU : Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum
  9. LESBUMI : Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia
  10. LAZISNU : Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh
  11. LWPNU : Lembaga Waqof dan Pertanahan, Bangunan
  12. LBM : Lembaga Bahsul Masail
  13. LTMI  : Lembaga Ta'mir Masjid Indonesia
  14. LPKNU : Lembaga Pelayanan Kesehatan.

Logo Lembaga Nahdlatul Ulama (NU)

 20. Terangkan tentang keanggotaan NU berdasarkan survei LSI pada tahun 2004?
       Jawab : Anggota NU tersebar di :

  •       30 Pengurus Wilayah PWNU  ,
  •       339 Pengurus Cabang PCNU
  •       2.630 MWC
  •       37.125 Ranting
  •       12 PCI di Luar Negeri.

21. Terangkan tentang Garis-garis besar Pemikiran NU?
      Jawab :

  1. NU mendasarkan keagamaannya kepada sumber ajaran Islam yaitu : Al-Qur'an, As-sunah, Al-ijma'  (Kesepakatan Para Sahabat dan Ulama), Al-qiyas (Analogi).
  2. NU mengikuti paham Ahli Sunnah waljamaah dan menggunakan Jalan pendekatan Madzhab, yaitu :
  • DALAM BIDANG AQIDAH, NU mengikuti faham Imam Abul Hasan Al-Asy'ari dan Imam Abu Mansur Al-Maturidi.
  • DALAM BIDANG FIQIH, NU mengikuti Imam Abu Hanifah An-Nu'man, Imam Malik bin Anas, Imam Muhammad bin Idris As-Syafi'i, Imam Ahmad bin Hambal.
  • DALAM BIDANG TASAWUF  : NU mengikuti Imam Junaedy Al-Baghdadi, Imam Al-Ghazali dan Imam-imam lain.

22.Terangkan tentang Sikap Kemasyarakatan NU?
     Jawab : Ada tiga Pendekatan kemasyarakatan NU :

  1. TAWASSUT dan I'TIDAL : yaitu Sikap moderat yang berpijak pada prinsip keadilan serta berusaha menghindari segala bentuk pendekatan dengan Tathoruf (ekstrim).
  2. TASAMMUH : yaitu Sikap toleran yang ber-intikan penghargaan terhadap perbedaan pandangan dan kemajemukan identitas budaya masyarakat.
  3. TAWAZUN : yaitu sikap seimbang dalam berkhidmat demi terciptanya ke-serasian hubungan antara sesama umat manusia dan antara manusia dengan Allah SWT.

23. Ada yang bilang bahwa NU itu sebagai pelopor kelompok Islam moderat, apa alasannya?
      Jawab : - Karena Dakwah NU seperti model Wali songo
                    - Karena kehadiran NU bisa diterima oleh semua kelompok masyarakat
                    - Karena NU sering berperan sebagai perekat bangsa.

Wallahul Muwafiq Ila'aqwamit Thoriq Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Ditulis oleh Ahmad Baehaki
Penulis merupakan Anggota kader Ansor Tangsel, dalam Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Tangerang Selatan angkatan ke-II pada tanggal 23-25 Oktober 2020, di MI. Nurul Falah RMJ, Serpong – Tangsel.

Monday, March 23, 2020

Posko NU Peduli Tangerang Selatan Didirikan Oleh PBNU

Posko NU Peduli Tangerang Selatan

ANSOR Tangsel. NU mendirikan Posko Peduli COVID-19 di kota Tangerang Selatan. Selama Virus  COVID-19  masih ada di Indonesia, Posko NU Peduli Kota Tangerang Selatan guna pencegahan penyebaran virus tersebut, akan selalu di dirikan dan diadakan pelayanan posko pencegahan virus COVID-19 hingga berakhirnya wabah ini.

Dengan segala warning terhadap seluruh lapisan masyarakat Indonesia, yang telah di beritahukan bagaimana gejala-gejala yang kemungkinan diri kita terkena atas virus tersebut. Baik melaui Infografis di berbagai media sosial dan juga segala keterangan irformasi terkait gejala yang akan diderita oleh siapapun yang mengalaminya. Baik juga langsung diberitahukan oleh KEMENKES (Kementrian Kesehatan) maupun yang dikeluarkan oleh WHO.

Maka segerakan diri untuk memeriksa, apakah kita mengalami gejala yang telah diseubtkan itu, atau hanya sakit ringan. Dan semua itu akan terbukti jika kita memeriksakannya ke klinik, puskesmas ataupun rumah sakit. Nantinya akan di uji gejala terkait dengan adanya dugaan terkena virus COVID-19 ataupun tidak. Semoga saja kita selalu terlindungi oleh virus corona ini.

Oleh karena masyarakat Indonesia yang begitu luas dan masih perlunya penangan pelayanan tambahan dalam hal layanan kesehatan terkait wabah ini. Maka Organisasi Besar Islam di Indonesia  yaitu Nahdlatul Ulama, berinisiatif untuk segera mendirikan Posko-posko Peduli COVID-19 di berbagai daerah di Indonesia.  Dengan tujuan agar dapat meringankan beban para tenaga medis di seluruh Indonesia, khususnya di kota Tangerang Selatan ini. Dan juga agar dapat cepat dalam penangannya, sehingga yang tertularpun akan semakin kecil dampak terkenanya.

Maka dari itu datang dan periksakan diri di posko yang didirikan oleh NU di tempat-tempat yang berada di dekat kalian. Perhatikan rambu-rambu yang telah menjadi peringatan dari pemerintah desa hingga pusat. Dimohon juga untuk dapat dimengerti, karena semua dilakukan baik pihak pemerintah maupun instansi-instansi mandiri yang di akui untuk diri kita sendiri. Maka bantulah dan peduli dengan diri sendiri, yang juga untuk keluarga kita sendiri.

Jurbar, 23 Maret 2020 | 11.13 WIB

COVID-19 - Antara Iman Dan Imun Sinergi Yang Tidak Boleh Lekang

Ketua Ansor kota Tangerang Selatan, Ahmad Fauzi At-Tingsily (ke2 dari kiri)

Ansor Tangsel. COVID-19 - Antara Iman Dan Imun Sinergi Yang Tidak Boleh Lekang - Sudah hampir 6 bulan lamanya virus Covid-19 menyeruak keseluruh penjuru dunia. dan kini, saat ini virus Covid-19 itu sedang berada ke Nusantara.

Sudah banyak korban berjatuhan, perharinya yang terkena virus Covid-19 itu selalu bertambah dan belum dapat dipastikan kapan ia akan berhenti menularkan kesakitan kepada seluruh manusia di bumi ini, terutama Indonesia.

Covid-19 juga termasuk adalah salah satu cara Allah untuk memberikan Rahmat-Nya serta sekaligus ujian bagi orang-orang beriman Kepada-Nya.

Karena untuk mengatasi akan kejadian ini iman akan sangat dibutuhkan dalam menerima apa yang telah dikehendaki oleh Allah Ta'ala. dengan memperbanyak Do'a mujahadah kepada-Nya.

Selain itu selain dari segi keimanan pun juga harus berusaha dalam segi ikhtiar lahiriyah, berupa Menjaga kesehatan tubuh untuk tetap menstabilkan serta menguatkan sistem imun pada tubuh kita sebagai seorang manusia.

Banyak cara untuk mencegah terkenanya dari wabah virus corona ini, namun 2 hal yang terpenting dilakaukan adalah Menjaga Imunitas tubuh dan Menjaga Iman didalam diri kita masing-masing. Dengan menerapkan dan menjaga 2 hal ini kita akan selamat dari kepanikan dan terkena wabah virus tersebut.

Jika kedua hal tersebut tidak ada didalam diri kita, maka akan terjadi goncahan yang luar biasa dalam kehidupan. Terutama dengan tidak terjaganya Iman didalah hati. maka akan muncul kepermukaan pemikiran didalam otak yang bekerja, adalah kepanikan yang justeru membunuh diri sendiri. Sebab bukan penyakitlah yang telah membunuh diri kita sendiri, melainkan kepanikan tercipta akibat tidak terjaganya ke-imanan didalam diri.

Jurbar, 23 Maret 2020 | 09.19 WIB

NU Care

Aswaja

Tabayun