ANSOR TANGSEL: Ansor Tangsel
Showing posts with label Ansor Tangsel. Show all posts
Showing posts with label Ansor Tangsel. Show all posts

Sunday, April 4, 2021

Alfath dan NU Pondok Aren Membagikan 400 Sembako Kepada Warga Kelurahan Jurtim dan Cipadu

 NU dan AlFath berbagi zakat

Pondok Aren, Tangsel – Jelang memasuki bulan suci Ramadhan yang akan segera tiba beberapa hari lagi, AlFath menggandeng NU Pondok Aren membagikan Sembako dan mie instan Gaga kepada 400 warga 9 RT di Jl. Pesantren, kelurahan Jurang Mangu Timur, kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan dan warga Komplek Pajak, Kelurahan Cipadu, Kecamatan Larangan, kota Tangerang (04/04) pagi tadi.

Sebelumnya H-1 para punggawa Ansor – Banser Pondok Aren dan AlFath (03/04) sejak selepas waktu Dzhuhur mulai mengepakkan sembako yang akan dibagikan kepada warga yang berhak menerima hingga sore hari.

Sebelum memulai pelaksanaan, acara dibuka oleh pemilik AlFath dilanjutkan dengan sambutan oleh ketua Tanfidziyah MWCNU Pondok Aren sekaligus do’a sebelum melaksanakan giat berbagi zakat ini.

BACA JUGA : NU Kecamatan Setu : Menyambut Datangnya Bulan Suci Ramadahan dan "NGOPILATURAHMI"

“NU dan AlFath Berbagi Zakat” yang merupakan gerakkan sosial yang di nahkodai oleh pemilik AlFath, melaksanakan tugas kewajibannya dalam menyalurkan zakat berupa sembako sebanyak 400 pack ditambah dengan 400 dus mie instan Gaga. Menggandeng serta Pengurus MWCNU Pondok Aren, LAZISNU (Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqah NU) Pondok Aren dan PAC GP Ansor-Banser Pondok Aren dalam “NU dan AlFath Berbagi Zakat”.

400 paket sembako dibagikan untuk 2 kelurahan Jurtin dan Cipadu

Selain itu, ketua RT di 2 kelurahan dilibatkan langsung dalam pelasanakan berbagi zakat ini, agar penyaluran kepada mustahik yang menerima dapat dilaksanakan secara maksimal dan tepat sasaran.

“Adapun tujuan dari Gerakan sosial NU dan AlFath Berbagi Zakat ini adalah sebagai bentuk pengingat dan penggerak para warga, khususnya masyarakat sekitar yang masih sulit untuk mengeluarkan zakat sebagai kewajibannya.” Ucap pemilik AlFath yang tidak mau disebutkan namanya.

Acara pelaksanaan giat sosial ini disponsori oleh Hall Badminton AlFath yang berlokasi di Jl. Nuri Komplek Pajak Cipadu dan Omah Singgah AlFath yang berlokasi di Jl.  Garuda Raya No. 107A. Komplek Pajak.

 BACA JUGA : Ketua Ansor Tangsel : "Bersihkan Hati dan Diri, Bukan Malah Aksi Bom Bunuh Diri"

Diketahui giat sosial berbagi zakat ini adalah agenda rutinan AlFath setiap tahunnya, begitupun ditahun sebelumnya juga pernah dilaksanakan giat ini dengan baik dan secara maksimal yang juga menggandeng Ansor-Banser Pondok Aren untuk penyaluran sembako kepada warga.

Warga masyarakat yang menerima pun sangat senang dan antusias dengan adanya Giat sosial NU dan AlFath berbagi zakat ini. Mereka semua yang mendapatkan sembako pun sangat sumringah seraya memanjatkan do’a bagi semua yang tergabung dalam giat sosial dan kepada pemberi zakat.

Begitu juga dengan tukang ojek yang dapat bagian sembako selain warga yang disebutkan diatas. Merekapun antusian serta merasa Bahagia.

Pelaksanaan giat berbagi zakat dilaksanakan di Kediaman pemilik AlFath, Jl. Pesantren No.159, RT.003/RW.003, Jurangmangu Timur, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan. Dimulai dari pagi hari jam 07.00 hingga waktu siang.

Alfath dan NU Pondok Aren Membagikan 400 Sembako Kepada Warga Kelurahan Jurtim dan Cipadu

Terakhir NU Pondok Aren dan AlFath berharap agar kedepannya lebih baik lagi dan lebih banyak lagi sembako yang dapat disalurkan kepada warga yang berhak menerima. Dan tidak menutup ruang bagi para donator yang ingin bergabung dalam setiap acara giat sosial yang akan dilaksanakan oleh NU dan AlFath saat ini ataupun diwaktu yang akan datang.

 

Penulis & Editor : Kholili

Friday, April 2, 2021

NU Kecamatan Setu : Menyambut Datangnya Bulan Suci Ramadhan dan “NGOPILATURAHMI”

Menyambut datangnya bulan suci ramadhan

Setu, Tangsel – Setelah rampung 45 Ranting NU resmi berada dalam struktural PCNU Tangsel yang diselesaikan dalam kurun waktu hanya 2 bulan, diseluruh MWCNU di kota Tangerang Selatan langsung bergerak mengedepankan sinergitas antara pengurus MWCNU, PRNU, Lembaga NU hingga Banom Ansor – Banser IPNU IPPNU dan lainnya, termasuk kecamatan Setu.

Dengan tema yang di usung “NGOPILATURAHMI Ranting NU, Banom NU, Lembaga NU Se-Kecamatan Setu”, yang dibuka dengan pembacaan Yasin dan Tahlil serta sambutan-sambutan oleh para tamu undangan.

Ngopilaturahmi adalah Silaturahmi dengan sambil ngopi, karena sejak dahulu kopi adalah salah satu warisan yang tak akan pernah bisa pudar, dengan segalan manfaat dan khasiatnya. Maka kopi adalah salah satu alat terbaik yang dimiliki oleh Nusantara dalam menyatukan perbedaan serta mengasyikkan dalam bersilaturahmi antar masyarakat.


Agenda ini bertujuan untuk Silaturahmi Para pengurus baik MWCNU, PRNU hingga Banom-banom yang berada di kecamatan Setu – Tangsel. Sekaligus persiapan dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1442 H, juga Tasyakuran Ketua PAC GP Ansor Setu pada malam tadi (01/03). Sebagaimana yang di tuliskan pada flayer (undangan) yang disebarkan melalui media digital online WA dan Media Sosial lainya.

Bertindak sebagai tuan rumah adalah sahabat Irfan Alamsyah ketua PAC GP Ansor Setu, yang juga memiliki hajat slametan (tasyakuran) rumah tinggalnya. Acara inti yang digelar bertujuan untuk meningkatkan sinergitas antara pengurus NU se-kecamatan Setu beserta Banom-banim dan Lembaga yang telah berjalan sebagaimana aturan yang telah ditetapkan oleh PCNU Tangsel.

Membangkitkan semangat dan solidaritas dalam menjalankan amanah sebagai garda terdepan NU dan NKRI di kecamatan Setu kota Tangerang Selatan.

Dalam acara hadir ketua Tanfidzhiyah PCNU Tangsel KH. Abdullah Mas’ud, Ketua PC GP Ansor Tangsel Gus Ahmad Fauzi G. Attingsily, Ketua PC IPPNU Rekanita Hilda Nur Hidayah beserta para jajaran NU se-kecamatan Setu lainnya.

Acara digelar setelah waktu Shalat Isya, bertempat di Jl. Lingkar Selatan, Kel. Muncul, Kec. Setu – Tangsel dekat pertigaan Sengkol. Dengan teman makan ringan yang disediakan secara sedarhana namun membawa nikmat dan khidmat bagi seluruh jajaran pengurus maupun anggota NU Setu.

Bulan  Ramadhan yang tinggal menghitung hari, maka pengurus NU Setu mulai mempersiapkan diri dalam menyambut bulan Ramadhan. Baik berupan program-program yang akan dilaksanakan hingga mempersiapkan diri secara Dzhohiriyah hingga Bathiniyah, baik materi maupun non materi.

Karena ini adalah kali ke-dua Ramadhan dalam Pandemi, yang mengharuskan setiap individu expert dalam menutupi ekonomi dan menguatkan ruhani serta jasmani, juga Iman, Imun dan keamanan.


Penulis & Editor : Kholili

Tuesday, March 30, 2021

Pasutri Mengikuti Diklatsar Satkoryon Ciputat Raya #BESTMOMENT

Pasangan suami istri Mengikuti Diklatsar Satkoryon Ciputat Raya

Tangerang Selatan, Selama tiga hari, Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Ciputat Raya Tangerang Selatan melangsungkan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Banser.

Kegiatan diselenggarakan Satuan Koordinasi Rayon Barisan Ansor Serbaguna (Satkoryon Banser) Pimpinan Anak Cabang Ciputat Raya yang diikuti oleh puluhan peserta. Mereka adalah perwakilan dari berbagai kecamatan di Tangerang Selatan dan sekitarnya. Ada dari Ciputat, Ciputat Timur, Pondok Aren, Setu, Serpong, Serpong Utara, dan Pamulang.

Menariknya, dari 46 peserta yang mengikuti diklat tersebut, ada sepasang suami istri yang ikut menjadi peserta Diklatsar Satkoryon Ciputat Raya. Keduanya adalah Rahmat dan Siti Rokhani delegasi peserta dari Ciputat Timur.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis hingga Sabtu (26-28/03) dilangsungkan di Kelurahan Sawah Baru, Ciputat tersebut merupakan salah satu pengkaderan formal di Ansor Banser.

Begitu mengharu-biru suasana ketika penyiraman dengan air kembang setelah pembai’atan yang di pimpin lagsung oleh Gus Mas’ud Ketua Tanfidzhiyah PCNU Tangsel. Seluruh peserta mengikuti penyiraman air bunga satu-persatu secara bergantian. Namun pada giliran Siti Rokhani, Gus Suryaman selaku Ketua PAC GP Ansor Ciputat mencari dan mebawa Rahmat ke ketempat penyiraman air bunga tersebut dan meminta Rahmat (suami Siti Rokhani) untuk menyiram sang istri dengan air bunga.


Seluruh peserta hingga penitia pelaksana Diklatsar meneteskan air mata kebahagian, penyiraman di iringi dengan lantunan Sholawat “Sholatullah Salamullah, ‘Ala Thaha Rasulillah…” berjabat tangan serta berpeluk erat mengucapkan do’a dan ucapan selamat dari para panitia pelaksana kepada para peserta Diklatsar Satkoryon Ciputat Raya.

Pasutri Mengikuti Diklatsar Satkoryon Ciputat Raya #BESTMOMENT

"Diklatsar wajib diikuti oleh anggota baru maupun lama yang belum menempuh pendidikan formal dasar. Di tingkat Ansor ada PKD, dan di Banser ada Diklatsar,” kata Fauzul Arif selaku Ketua Pimpinan Anak Cabang Ansor Ciputat Timur, Sabtu (28/3).

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia yakni Ahmad Nasrullah juga mengatakan bahwa pengkaderan dimaksud menanamkan jiwa patriotisme dan mencetak kader Banser Ansor yang militan dan tangguh. "Diharapkan usai Diklatsar ini akan muncul kader-kader baru yang militan dan tangguh menghadapi segala tantangan di kehidupan sehari-hari," kata pria asal Tanah Toraja tersebut.

Ada sejumlah materi yang disampaikan selama kegiatan berlangsung. Di antaranya materi Ke-Ansor-an yang disampaikan Oleh Khairun Huda selaku Sekretaris Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Banten. Dan Materi Ke-Banser-an yang disampaikan oleh Yoyo Rahmat Provost kota Tangerang Selatan.


“Materi berikutnya adalah  Faham Kebangsaan yang dipaparkan langsung oleh Drs. Ahmad Fauzi selaku Ketua F-PKB DPRD Prov. Banten / Ketua DPW PKB Prov. Banten ,” katanya. Juga penguatan Aswaja oleh KH Tafsir Munir, lanjutnya.

Materi Ke-NU-an disampaikan oleh KH. Abdullah Mas'ud Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang NU Kota Tangerang Selatan. Tampil pula Komandan Budi Suwong Kasat Provost Banser Satkorwil Banten memberikan materi Pola Komando Banser, Materi Leadership dan Management Organisasi disampaikan oleh Ahmad Syamsudin Wakil Ketua ISNU Tangerang Selatan yang juga Pimpinan Redaksi Jurnal Bimas Islam Kemenag RI.

“Kegiatan juga diisi materi Hubbul Wathon yang mana para calon kader Ansor Banser kita tanamkan rasa cinta tanah air, dan terakhir ditutup dengan caraka malam,” pungkasnya.


Penulis : Farhan Jamil, Sekretaris PAC GP Ansor Ciputat.
Editor : Kholili

Sunday, March 28, 2021

Ketua Ansor Tangsel : "Bersihkan hati dan diri, bukan aksi bom bunuh diri"

Ledakan di Gereja Katedral Makassar

Tangerang Selatan - Ledakan bom bunuh diri kembali terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, sekitar pukul 10.28 WITA, Minggu (28/03/2021).

Berbarengan dengan penutupan DIKLATSAR Banser CIPUTAT RAYA, TANGERANG SELATAN, kami dikejutkan dengan insiden aksi bom bunuh diri di makassar. Ternyata masih ada saja orang-orang yang gagal faham dalam beragama dan bernegara.

"Menyambut datangnya bulan suci ramadhan bukannya mensucikan hati dan bersihkan diri, eh malah melakukan aksi bom bunuh diri." tegas Fauzi, Ketua Cabang Ansor Tangsel.

"Inilah akibat bagi orang-orang yang kaku dalam beragama dan bernegara. Kita tahu bahwa kebebasan memeluk agama dan menjalankan agama serta keyakinan masing-masing itu sudah sesuai dengan landasan konstitusional bahkan di jamin oleh negara." Lanjutnya.


Menteri Agama, Gus Yaqut menilai, aksi ini sebagai tindakan keji yang menodai ketenangan hidup bermasyarakat dan jauh dari ajaran agama. “Apapun motifnya, aksi ini tidak dibenarkan agama karena dampaknya tidak hanya pada diri sendiri juga sangat merugikan orang lain,” ujar Menag.

Bom bunuh diri mengakibatkan kerusakan parah gedung gereja Katedral dimakassar, dan mengakibatkan 14 orang menjadi korban.

 

Ketua PC GP Ansor : Bersihkan Hati dan Diri, Bukan Aksi Bom Bunuh Diri


Gus Fauzi, menambahkan Mengenai bunuh diri Allah SWT, telah berfirman di dalam Surat An-Nisa ayat 29-30 yang berbunyi : "Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sungguh, Allah Maha Penyayang kepadamu. Dan barang siapa berbuat demikian dengan cara melanggar hukum dan zalim, akan Kami masukkan dia ke dalam neraka. Yang demikian itu mudah bagi Allah."


Jelas sudah bahwa dalam konteks apapun, bahkan dalam agama sekalipun, tidak pernah dibenarkan melakukan bunuh diri.

Selanjutnya, kami berharap kepolisian dapat mengungkap insiden ini dengan tuntas serta mencari jaringannya sampai ke akar-akarnya, agar Indonesia bisa terbebas dari kelompok-kelompok radikal dan teroris.

Saturday, March 20, 2021

SAH! MWCNU Pondok Aren Ketuk Palu Meresmikan Kepengurusan dan Kelembagaan NU

Rapat Pleno MUSYKER MWCNU Pondok Aren

Serpong, Tangsel – Rapat Pleno Musawarah Kerja MWCNU kecamatan Pondok Aren – Tangsel tahap akhir telah dilaksanakan pada pagi hari tadi (20/03) di Rumah Makan Tirtonadi, Lengkong Wetan, Serpong. Rapat Pleno ini merupakan lanjutan dari Musyawarah Kerja pada Sabtu, 28 November 2020 di Pondok Pesantren Jam’iyyah Islamiyah, Jl. Pesantren, Kel. Jurangmangu Timur, Pondok Aren – Tangsel.

Acara dibuka pada pukul 10.30 WIB, oleh Gus Afif selaku pembawa acara Rapat Pleno Musyawarah Kerja MWCNU Pondok Aren, dan selesai ba’da Dzhuhur. Dilanjutkan dengan ramah tamah para pengurus MWCNU Pondok dengan santap siang juga pembicaraan hangat disela-sela makan.


Pada Rapat Pleno tahap akhir ini membahas tentang pembagian tugas yang sudah diamanahkan melalui rapat dan persetujuan para pengurus Rais Syuriah, Ketua Tanfidzhiyah berserta para jajarannya pada MUKER MWCNU pada akhir tahun lalu.

Menetapkan dan memantapkan siapa saja para pengurus yang berkompenten dalam menempati posisi masing-masing, baik dalam kepengurusan MWCNU maupun didalam kelembagaannya.

 

Rapat Pleno Musyawarah Kerja MWCNU Pondok Aren

Semua pengurus yang terpilih adalah mereka yang memang betul-betul menguasai terhadap bidangnya, serta dapat menjalankan dan menjaga marwah NU sebagaimana mestinya, yang tertuang dalam sisi kepribadian dan ke ilmuannya. Sehingga tidak menyalahkan wewenang dalam bertugas ataupun melaksanakan kewajibannya sebagai pengurus dalam kelembagaan MWCNU Pondok Aren.

Adapun Lembaga yang disahkan ada 7 Lembaga dan 1 Lajnah NU, diantaranya; LDNU (Lembaga Dakwah NU), LPNU (Lembaga Perekonomian NU), LTMNU (Lembaga Takmir Masjid NU), LAKPESDAM (Lembaga Kajian dan Pengembangan SDM NU), LAZISNU (Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah NU), LBMNU (Lembaga Bahtsul Masail NU), LESBUMI NU (Lembaga Seni Budaya Muslimin NU), dan terakhir, LTNNU (Lajnah Ta’lif Wa Nasyr NU).


Semua Lembaga dan lajnah disahkan langsung oleh Rais Syuriah MWCNU Pondok Aren Dr. KH. Suhada, S.Ag., M.Ag., Ketua Tanfidzhiyah MWCNU Pondok Aren KH. Muhammad Thoha, S.Ag., Sekretaris Tanfidzhiyah MWCNU Pondok Aren Ust. Sholeh Anas RJ. Didampingi langsung oleh Wakil Katib Syuriah PCNU Tangsel KH. Mohammad Jamil, SQ., M.Pd.I., dan Sekretaris Tanfidzhiyah PCNU Tangsel KH. Himam Muzahir, MA.

Sah! Seluruh pengurus Lembaga dan Lajnah MWCNU Pondok Aren pada hari ini (20/03), melalui ketuk palu yang disaksikan langsung oleh seluruh pengurus MWCNU dan Lembaga MWCNU Pondok Aren. Acara berjalan dengan sukses dan lancar tanpa adanya kendala apapun.

Dan selanjutnya para pengurus Lembaga maupun Lajnah yang resmi dalam rapat Pleno Musyawarah Kerja MWCNU Pondok Aren, bisa langsung bergerak sesuai dengan program yang telah di canangkan oleh masing-masing Lembaga dan lajnah pada Musyawarah Kerja akhir tahun lalu.

Setelah ketuk palu peresmian kepengurusan Lembaga dan lajnah NU, acarapun ditutup dengan do’a dan dilanjutkan dengan ramah-tamah yang di ikuti oleh seluruh pengurus.

Disisi lain, sekretaris Tanfidzhiyah PCNU Tangsel KH. Himam Muzahir, MA. Menyampaikan terkait KARTANU bahwa, “Kepada seluruh Pengurus Wajib membuat/memiliki KARTANU, agar seluruh pengurus MWCNU ini terdaftar langsung sebagai anggota di kepengurusan pusat NU (PBNU).”

 

Baca juga : KARTANU Sebagai Kartu Asuransi dan Anggota Koperasi bagi Warga NU Tangsel

Memang salah satu program yang sedang dijalankan oleh PCNU Tangsel adalah seluruh anggota kepungurusan NU di kota Tangerang Selatan, baik dari tingkat ranting hingga PCNU Tangsel diharuskan memiliki KARTANU. Dimana KARTANU ini berfungsi selain sebagai kartu identitas warga NU, juga sebagai tanda keanggotaan koperasi dari PCNU Tangsel sekaligus sebagai Kartu Asuransi Warga NU di Tangsel.

 

Penulis & Editor : Kholili

Friday, March 19, 2021

Banser Berbagi Kepada Sesama di Jum'at Berkah

Banser Berbagi Jum'at Berkah


Ciputat, Tangsel - Terik matahari selepas sholat jum'at tadi terasa sekali, udara siang itupun nampak malu-malu. Meski demikian, Aku harus tetap melaksanakan amanah yang aku terima. Ungkap Sahabat Eka (Kader GP Ansor Kel. Sawah-Ciputat).

Sebagai bagian dari prinsip dasar pergerakan organisasi, kader ansor banser harus menjadi bagian poros utama dalam mewujudkan nilai-nilai kepemudaan, keislaman, kebangsaan dan kerakyatan.

Islam mengajarkan untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, saling berbagi dan peduli antar sesama. Itu yang mendasari kami selaku kader ansor banser untuk terus memberi kemanfaatan ditengah masyarakat.

Dalam empat pekan ini, kader GP Ansor kelurahan Sawah Kecamatan Ciputat dipercaya untuk membagikan nasi kotak kepada kaum dhuafa dan para pemulung.

Lebih dari 40 box nasi dibagikan setiap jum'at, dengan adanya penyaluran tersebut setidaknya kaum dhuafa maupun pemulung terlihat gembira.

Kegiatan ini di fasilitasi oleh warga komplek Departemen Kesehatan, Kp. Sawah. Tante Wati kami sering memanggilnya.

Beliau sudah 4 pekan ini meminta kami unuk mendistribusikan nasi kotak kepada kaum dhuafa atau para pemulung yang terlihat dipinggir-pinggir jalan raya.
 

Di dalam bab “Hal-hal yang Diperintahkan di Hari dan Malam Jumat” di kitab al-Umm, Imam al-Syafi’i meriwayatkan hadits:

بَلَغَنَا عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ أَبِي أَوْفَى أَنَّ رَسُولَ اللهِ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ  قَالَ أَكْثِرُوا الصَّلَاةَ

 عَلَيَّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَإِنِّي أُبَلَّغُ وَأَسْمَعُ قَالَ وَيُضَعَّفُ فِيهِ الصَّدَقَةُ

“Telah sampai kepadaku dari Abdillah bin Abi Aufa bahwa Rasulullah bersabda : Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku di hari Jumat sesungguhnya shalawat itu tersampaikan dan aku dengar’. Nabi bersabda, ‘Dan di hari Jumat pahala bersedekah dilipatgandakan.” (Imam al-Syafi’i, al-Umm, juz 1, hal. 239).


Hari Jumat termasuk waktu yang utama untuk bersedekah, karena Jumat merupakan hari raya orang Islam sebagaimana disebutkan dalam hadits. 

Baca juga : Ini Dia! Syarat Menjadi Peserta Diklatsar Banser Satkoryon Ciputat Raya

Penekanan bersedekah di hari Jumat dan waktu-waktu utama yang lain bukan berarti anjuran untuk menunda sedekah di waktu-waktu tersebut. Namun yang dimaksud adalah bersedekah di waktu-waktu tersebut memiliki pahala yang lebih besar dibandingkan waktu-waktu lainnya. Seseorang dianjurkan bersedekah kapan saja dan lebih utama lagi dilakukan di hari-hari spesial seperti hari Jumat.

Terimakasih Tante Wati atas kepercayaannya kepada kami untuk membagikan nasi kotak kepada kaum dhuafa dan para pemulung, semoga niat baik serta amal ibadah tante diterima oleh Allah SWT. Aamiin Yaa Rabbal 'aalamiin.

 

Penulis : Suryaman - Ketua PAC GP Ansor Ciputat
Editor : Kholili

Wednesday, March 17, 2021

Diklatsar Banser Satkoryon Ciputat Raya Akan Dilaksakan Pada 26 Maret Ini

Diklatsar Banser Satkoryon Ciputat Raya Akan Dilaksakan Pada 26 Maret Ini

Ciputat Raya, Tangsel – Rancangan pelaksanaa diklat/pelatihan kader Banser PAC Ciputat Raya (Ciputat & Ciputat Timur) dalam waktu yang singkat akan segera di gelar pada tanggal 26 s.d 28 Maret 2021. Sebelumnya DTD yang ke-II sempat akan dilaksanakan pada akhir Januari kemarin, namun dengan alasan pemerintahan kota Tangsel memperpanjang masa PSBB maka panitia pelaksana memundurkan acara untuk kemaslahatan bersama.

Dengan hasil musyawarah mufakat bersama kepanitiaan, ketua PC GP Ansor dan Pengurus lainnya maka DTD yang rencananya akan digelar pada akhir Januari kemarin di undur. Setelah 2 bulan berlalu kembali seluruh panitia pelaksana ketua PC GP Ansor dan ketua PAC GP Ansor lainnya mengadakan musyawarah mufakat bersama, maka diputuskan DTD ke-II menjadi Diklat Banser Satkoryon Ciputat Raya dan akan dilaksanakan pada akhir bulan Maret ini (2021).

Dengan Tema "Meneguhkan Ideologi Ahlussunah Wal Jama’ah dan Komitmen Kebangsaan Generasi Muda dalam menjaga Ulama dan NKRI."

Saat ditanya melalui pesan singkat WA mengenai siapa saja yang bisa mengikuti diklat banser ini, ketua PAC GP Ansor Ciputat sekaligus panitia pelaksana Kang Suryaman mengatakan bahwa prioritas utama adalah calon kader yang berasal dari dari daerah kecamatan Ciputat Raya (Ciputat dan Ciputat Timur).

Lebih luas lagi khusus kota Tangsel, kemudian jika kuota calon kader masih tersisa maka bisa menerima para calon kader Banser PAC Ciputat Raya dari luar kota Tangsel.

Lanjutnya, “Nanti bisa dari luar Ciputat kalau ada slot, dan itu untuk mengantisipasi peserta dari luar Ciputat atau Tangsel.”

Memang sebagaimana yang terjadi saat akan dilaksanakan DTD ke-II peserta membeludak, baik dari kota Tangsel sendiri maupun dari luar Tangsel, termasuk DKI Jakarta dan Jawa Barat dan Jawa Tengah serta Banten. Peserta yang ingin mengikuti Diklat Terpadu Dasar (DTD) ke II yang  tidak jadi dilaksanakan kemarin, peserta yang mendaftar melebihi kuota yang dipersiapkan oleh para panitia pelaksana yang dianjurkan oleh pemerintah dan Polsek sekitar.

“Tetap prioritasnya adalah Ciputat Raya, dan kuota peserta yang di siapkan adalah 60 orang.” Tuturnya lagi.

 

Baca juga : KARTANU Sebagai Kartu Asuransi dan Anggota Koperasi Bagi Warga NU Tangsel

Pelatihan kader atau Diklasar Banser ini sudah mengantongi izin dari pemerintah dan Kapolsek di wilayah sekitar dilaksanakannya diklat. Dan tempat pelaksanaan bertempat di Jl. Raya Cendrawasih No. 2 RT. 04 RW 03 Kel. Sawah Baru, Kec. Ciputat - Tangerang selatan 15413 (Dekat Kelurahan Sawah Baru).

Kang Suryaman mencontohkan, “Kalau dari Ciputat Raya misalkan peserta yang mendaftar mencapai 50 orang, maka sisanya 10 peserta bisa diambil dari luar Ciputat Raya.”

Dan pada saat ditanya mengenai pembatasan peserta yang hanya 60 peserta dia menuturkan bahwa; ini dikarenakan pandemi, dan mengenai perihal izin dari pemerintahan. Alhamdulillah dari Lurah mengizinkan dengan tetap melaksanakan Prokes (Protokol Kesehatan)."

Diketahui bahwa pelaksanaan Diklat Banser Satkoryon Ciputat Raya ini akan menggunakan Protokol Kesehatan yang ketat, mulai dari para peserta yang diwajibkan Rapid tes terlebih dahulu secara mandiri yang kemudian membawa surat bukti rapid tes "negative covid-19", hingga menjalankan #3M; Memakai Masker, Mencuci Tangan dengan sabun di air yang mengalir dan Menjaga jarak.

 

Baca juga : Harlah Ansor ke-86 : Ansor Tangsel Berbagi Takji pada Puasa Pertama di Bulan Ramadhan

Dilain waktu Gus Fauzul ketua PAC Ciputat Timur menjelaskan mengapa Diklat Banser Ciputat Raya tidak memberikan kuota kepada selain Cipuat Raya.

“Saat ini khusus untuk para calon kader yang berada di Ciputat raya terlebih dahulu, kemudian jika kuota peserta masih ada maka kami bisa menerima dari luar Ciputat Raya. Karena nanti akan bergiliran mengadakan Diklat Banser di PC GP Ansor Tangsel ini.”

Perlu kita ketahui bahwa PAC GP Ansor di Tangsel ini meliliki 7 PAC (Pimpinan Anak Cabang) yang berada dibawah kepemimpinan PC GP Ansor kota Tangerang Selatan. Memungkinkan untuk bergiliran mengadakan Diklat Banser ataupun PKD dengan jenjang waktu yang singkat setelah dilaksanakannya Diklat Banser Satkoryon Ciputat Raya pada akhir bulan Maret ini. Tunggu kabar selanjutnya dari kami.

 

Penulis & Editor : Kholili

Tuesday, March 16, 2021

Ini Dia! Syarat Menjadi Peserta Diklatsar Satkoryon Ciputat Raya

Syarat dan Ketentuan Pendaftaran Peserta Diklatsar Satkoryon Ciputat Raya kota Tangsel

Ciputat Raya, Tangsel – Kamu warga Tangsel dan bertempat tinggal di kecamatan Ciputat Raya (Ciputat dan Ciputat Timur)? Berminat untuk bergabung kedalam satuan komando Banser Satkoryon Ciputat Timur? Mau Tahu Apa saja syarat yang harur kamu persiapkan?

Berikut adalah Prasyarat yang harus di persiapkan dan di patuhi!

SYARAT & KETENTUAN

  1. Islam Sehat Jasmani & Ruhani
    Foto Copy KTP (2 lbr)

  2. Pas Foto 3X4 (2 lbr)

  3. Mengisi Formulir Pendaftaran
    Registrasi

  4. Tetap menggunakan 3M

PESERTA WAJIB MEMBAWA :

  1. Celana Training & Sepatu Olahraga

  2. Pakaian Ganti & Perlengkapan Sholat

  3. Perlengkapan Mandi

  4. Alat Tulis

FASILITAS

  1. Konsumsi

  2. Kaos Diklatsar

  3. Bundle Materi Diklat
    Tempat Istirahat

  4. Sertifikat


INFAQ SEBESAR Rp. 50.000,-
 

Tempat akan dilaksanakannya Diklatsar Banser Satkoryon Ciputat Raya, di Jl. Raya Cendrawasih No. 2 RT. 04 RW 03 Kel. Sawah Baru, Kec. Ciputat - Tangerang selatan 15413 (Dekat Kelurahan Sawah Baru).

Jika kamu warga Ciputat raya yang ingin bergabung dalam satuan komando Banser Satkoryon Ciputat Raya, bisa langsung mendaftarkan diri Anda melalui kontak di bawah. Namun jika Anda berada di luar wilayah Ciputat Raya, bisa menanyakan info ketersediaan slot Calon peserta melalui PAC masing-masing atau juga bisa langsung melalui kontak dibawah ini!

KONTAK : 

NASRUL - 0812 8337 9462

MA’RUF - 0812 9567 3070

SURYAMAN - 0838 9527 3270


Untuk kalian yang berada di wilayah kota Tangerang Selatan dan belum dapat kesempatan mengikuti Diklatsar ini, jangan khawatir! Karena dalam waktu dekat PC GP Ansor Tangsel melalui Ketua PAC GP Ansor akan bergulir mengadakan Diklatsar Banser maupun PKD dalam rentang waktu dekat maupun tidak. Maka pantengi terus website dan Media social kami.

 

Penulis & Editor : Kholili

 

Ini Dia! Syarat Menjadi Peserta Diklatsar Satkoryon Ciputat Raya

Monday, March 15, 2021

Keutamaan Bulan Sya’ban dan Sholawat Kepada Nabi SAW

Fadhilah bulan Sya'ban

Memasuki bulan Sya’ban, banyak umat Islam yang melakukan berbagai amalan baik berupa doa bersama maupun puasa Sunah. Mereka melakukan hal tersebut untuk mendapatkan Fadhilah (keutamaan) amal, terlebih pada malam Nisfu Sya’ban atau malam ke limabelas. Disebutkan dalam hadist;
 
“Dari ‘Abdullah ibn Abu Qais, ia mendengarkan ‘Aisyah mengatakan: bulan yang paling disukai Rasulullah Saw untuk berpuasa (sunah) adalah bulan Sya’ban melanjutkannya dengan puasa Ramadhan”. Hadist ini dinilai shahih.
 
Maka banyak umat muslim yang memanfaatkan moment tersebut untuk berpuasa sekaligus melatih diri dalam  mempersiapkan puasa di bulan Ramadhan.
 
Selain itu, bulan Sya’ban merupakan bulannya Rasulullah Saw dengan maksud kita dianjurkan untuk memperbanyak membaca sholawat kepada Nabi Saw. Dalam kitab Madza Fi Sya’ban, disebutkan bahwasanya bulan Sya’ban adalah bulan shalawat.
 

Baca juga : Rapat Pleno 1 dan Dilantiknya 17 Lembaga PCNU Tangsel di UIN Syarif Hidayatullah

Hal ini karena ayat Al-Qur’an yang berkiatan dengan shalawat diturunkan oleh Allah Swt pada bulan Sya’ban, yaitu :

 

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰٓٮِٕكَتَهٗ يُصَلُّوۡنَ عَلَى النَّبِىِّ ؕ يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا صَلُّوۡا عَلَيۡهِ وَسَلِّمُوۡا تَسۡلِيۡمًا‏

 

"Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya Bersholawat kepada Nabi SAW, Wahai orang-orang yang beriman bersholawatlah kalian kepadanya, dan ucapkan lah salam penghormatan kepadanya." 


Bahkan Allah Swt ketika memerintahkan untuk bershalawat, sebelum malaikat dan manusia bershalawat, Allah Swt sudah bershalawat, untuk memberikan rahmat ta’dzim kepada Nabi Muhammad Saw. Hal tersebut menunjukkan keagungan Allah Swt atas penciptaanNya yaitu Nabi agung Muhammad Saw.
 

Baca juga : Ansor-Banser Tangsel Berbagi Takjil Dengan Gowes Sepeda

Adapun bentuk sholawat bermacam-macam dan yang paling tua yaitu "Shalallah ‘ala Muhammad". Sehingga shalawat tersebut merupakan ummu shalawat, induk daripada shalawat. Selain itu, bulan Sya’ban terdapat malam Nisfu Sya’ban (yaitu malam ke-15 di bulan Sya’ban). Dalam hadist riwayat Imam Ibnu Majah dari Sahabat Nabi Sayyidina Abu Musa Al-Asy’ari RA, bahwasanya Nabi Muhammad Saw bersabda:
 
“Sesungguhnya Allah SWT akan memandang hamba-hambanya pada malam Nisfu Sya’ban, maka Allah Swt akan mengampuni semua dosa setiap makhluk-Nya kecuali orang yang sedang dalam keadaan Musyrik dan Musyahin (yaitu orang yang senang menyukutkan api permusuhan).”
 
Banyak kesunahan di bulan Sya’ban dan amalan kebaikan namun yang paling utama yaitu diniatkan untuk mengikuti kesunnahan Nabi Muhammad Saw sebagai suri tauladan bagi umat Islam. Sehingga kita akan tetap tenang dan diberi kemantapan dalam mengamalkan apa yang pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad Saw.
 
Bulan Sya’ban merupakan bulan persiapan diri (jasmani dan ruh) untuk memasuki bulan Ramadhan, yang mewajibkan untuk berpuasa selama satu bulan penuh, dengan melatih puasa sunah di bulan Sya’ban akan mendapatkan dampak kebiasaan berpuasa. Dengan harapan semoga ibadah kita semakin berkualitas.
 

Baca juga : Menyambut Ramadhan : Giat Peduli COVID-19 Gugus Tugas Ansor-Banser Tangsel Terus Bergerilia

Selain itu, juga terjadi peristiwa penting, yaitu berubahnya arah kiblat dari Masjidil Aqsa (Palestina) ke Masjidil Haram (Makkah). Menurut Al-Qurthubi dalam kitab Al-Jami’ li Ahkamil Qur’an yang mengutip pendapatnya Abu al-Basti dalam menafsirkan Surah Al-Baqarah Ayat 144 yaitu bahwasanya Allah memerintahkan Nabi Muhammad Saw untuk memindahkan arah kiblat pada malam Selasa bulan Sya’ban yang bertepatan dengan malam Nisfu Sya’ban kala itu. kondisi pada saat itu Nabi berdiri menghadap langit setiap hari untuk mengunggu wahyu turun akan maksud perpindahan kiblat.
 
Itulah sekilas keistimewaan bulan Sya’ban, semoga kita bisa mengamalkan dengan maksimal dan diberi kelancaran untuk bisa memenangi bulan Ramadhan. Aamiin.

 

Penulis : Syaiful Ahyar – Kader GP Ansor Tangsel dan Redaktur NU Online Banten.
Editor : Kholili

 

Rapat Pleno 1 dan Dilantiknya 17 Lembaga PCNU Tangsel di UIN Syarif Hidayatullah

17 Lembaga PCNU Tangsel Dilantik


Ciputat, Tangsel - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Tangerang Selatan mengukuhkan 17 Lembaga dan dilanjutkan dengan rapat Pleno 1. Acara tersebut berlangsung di Wisma Syahida Inn, UIN Jakarta yang dihadiri oleh tamu undangan dan para pengurus PC NU, MWC NU, Lembaga NU, dan Banon NU se-kota Tangerang Selatan.


Selain itu, yang paling utama adalah pengukuhan 17 Lembaga di bawah Naungan NU,  diantara RMI NU, LBH NU, LKNU, LKKNU, LBM NU, LTNU, dan Banon seperti Ansor-Banser, Fatayat, Muslimat, IPNU-IPPNU. Hanya satu lembaga yang belum terbentuk yaitu, Lembaga Falakiyah NU.


Di samping itu, dari 17 lembaga ini diharapkan saling bekerja sama dan bersinergi untuk membangun harmoni antar lembaga, karena jika berjalan sendiri-sendiri maka tidak akan efektif, seperti contoh Lembaga Kesehatan NU (LKNU)  ketika berkeinginan untuk membangun klinik, maka bisa berkolaborasi dengan Lembaga Badan Wakaf NU (LBW)  yang tugasnya mengurusi perwakafan dan pembebasan lahan.


Dengan begitu setiap lembaga akan efektif dalam mengeksekusi setiap program yang di canangkan. Seperti juga LDNU kerjasama dengan LTNU yang bergerak  di bidang dakwah secara virtual.

Baca juga : Ngopi Bareng Wasilah MWCNU Pondok Aren Menguatkan Ke-NU-an yang Mandiri

Dalam rapat Pleno 1 PCNU Tangsel, para lembaga di minta untuk mempresentasikan program unggulan selama 5 tahun kedepan, dengan tujuan untuk mengetahui dan bisa saling berkolaborasi diantara satu sama lainnya.


Rapat pleno tersebut akan ditindaklanjuti setiap 6 bulan sekali, untuk mengetahui perkembangan program yang sudah berjalan dan mengevaluasi program yang belum berjalan untuk di dorong kembali.


Ansor - Banser yang merupakan lembaga Otonom (Banom NU) yang di komandoi oleh Gus Ahmad Fauzi Attingsily atau yang sering disapa Gus Fauzi sudah  berjalan sebelumnya,  sehingga tidak perlu lagi mencanangkan program untuk 5 tahun kedepan.

Baca juga : Ansor-Banser Tangsel, IMAN dan Umat Katholik lingkungan St Tersa Avilla Wil 13 paroki Serpong Berbagi takjil di Bundaran Alam Sutera

Karena PC GP Ansor - Banser sudah menjalankan beberapa program di antaranya Kaderisasi anggota baru (PKD, Diklatsar Banser), bansos di masyarakat, membuat kartu anggota, mengaktifkan web www.ansortangsel.com program dan kegiatan lainnya. Sehingga dalam pertemuan rapat pleno 1 tersebut,  ketua Ansor hanya memaparkan program yang sudah berjalan dan menawarkan sinergi untuk lembaga lain agar bisa berkolaborasi dengan Ansor-Banser di Tangsel.


Sejatinya Ansor - Banser selalu ada di setiap acara yang diadakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, kehadiran merupakan wujud nyata dalam mengawal jalannya acara sebagai bentuk pengabdian para pemuda Islam terhadap kiai, pengurus, dan yang lainnya, karena doktrin yang diterapkan dalam kader Ansor-Banser, melalui adagium Hadrotusyaikh Hasyim Asy'ari bahwasanya:


"Siapa yang mau mengurusi NU, saya anggap sebagai santriku." dengan begitu ketika sudah di akui sebagai santrinya mbah Hasyim sungguh sangat luar biasa dan diharapkan adanya keberkahan dalam menjalani kehidupan ini.

 

Penulis : Syaiful Ahyar merupakan Kader GP Ansor Tangsel dan Kontributor NU Online Banten.
Editor : Kholili

Saturday, March 13, 2021

Ngopi Bareng Wasilah MWCNU Pondok Aren Menguatkan Ke-NU-an yang Mandiri

NU Pondok Aren Ngopi Bareng

Pondok Aren, Tangsel – Dilema warga NU kecamatan Pondok Aren - Tangerang Selatan adalah masih sulitnya ditemukan Warga Nahdlatul ‘Ulama di wilayah kecamatan Pondok Aren dekat lingkungan secara sempit dan luas, dikarenakan satu dan lain hal, dimana wilayah yang merupakan terdapat banyaknya basis intoleran diluar NU.

Oraganisasi islam Nahdlatul ‘Ulama (NU) masuk kedalam wilayah kecamatan Pondok Aren ini terhitung belum lama, bisa dikatakan baru atau seumur jagung. NU masuk ketika Kota Tangerang Selatan memisahkan diri dari kabupaten Tangerang, pada akhir tahun 2008, tepatnya tanggal 26 November. Ini berdasarkan undang-undang nomor 51 tahun 2008 tentang pembentukan Kota Tangerang Selatan oleh Banten.

Saat itu secara pasif NU di kecamatan Pondok Aren didirikan secara struktural, dan resmi masuk kedalam tatanan kepengurusan PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul ‘Ulama). Namun sangat disayangkan, pada saat-saat NU pertama kali berdiri belum bisa bergerak secara maksimal. Dalam kata lain pergerakan NU secara struktur kepengurusan pada waktu awal berdiri tidak bergerak cepat untuk melebarkan sayapnya di kecamatan Pondok Aren, bisa dibilang melempem.

Baca juga : PCNU Tangsel : Semangat Baru, Harapan Baru, Bergerak Maju

Namun NU tak sekecil itu, perlahan-lahan oraganisasi yang sudah didirikan di hampir seluruh dunia ini dapat bangkit dan bergerak cepat untuk dapat mengkounter segala hal negative yang berbau radikalisme, terorisme serta intoleran di kecamatan Pondok Aren kota Tangerang Selatan.

Sedikit Kilas balik MWCNU Pondok Aren di era awal dibentuk, menurut kabar yang penulis temukan tidak adanya pergerakan yang berarti apa-apa. Kemudian pada masa jabatan 5 tahun berselang MWCNU Pondok Aren berganti kepengurusan, sudah mulai ada penambahan kuota pengurus MWC dan pembentukan ranting di beberapa kelurahan di Pondok Aren. Namun lagi-lagi itupun hanya sebatas pembentukan semata, dan tidak adanya pergerakan apa-apa.

Kemudian masa jabatan 5 tahunan pun Kembali bergilir, tepatnya pada 18 Juli 2020 kepengurusan MWCNU Pondok Aren resmi dilantik di Pondok Pesantren Jam’iyyah Islamiyah. Sebelumnya pembentukan awal melalui proses yang cukup lama untuk musyawarah mufakat terhadap ketua serta anggota terpilih dalam struktur kepengurusan MWCNU Pondok Aren pada tahun 2019.

Terpilih dengan musyawarah mufakat ketua serta pengurus MWCNU Pondok Aren, yang didampingi langsung juga oleh perwakilan pengurus PCNU Tangsel Kyai Zahir (Sekjend PCNU) kala itu dan beberapa pegurus PCNU Tangsel lainnya.

Maka terpilih serta diresmikan oleh PWNU Banten, sebagai Rais Syuriah Dr. KH. Suhada, MA., Ustadz Irfan Zainy Abbas sebagai Katib Syuriah, KH. Muhammad Thoha, S.Ag sebagai Ketua Tanfidziyah, Ustadz Sholeh Anas RJ sebagai Sekretaris beserta jajaran lainnya dalam kepengurusan MWCNU Pondok Aren.

Selanjutnya berselang beberapa bulan, MWCNU Pondok Aren langsung mengagendakan Rapat MUSKER (Musyawarah Kerja) yang juga di adakannya Musyawarah serta mufakat membentuk kepengurusan yang paten terlebih dahulu, dengan perancangan yang matang dan tidak main-main. Yang menambahkan serta Lembaga-lembaga yang akan di aktifkan oleh pengurus MWC.

Baca juga : Cara Mengirim Tulisan/Artikel di Website Ansor Tangsel

Maka dilaksanakanlah MUKER yang sekaligus sebagai promotor pertama di wilayah Tangsel, yang selama berdirinya NU di Tangsel sejarah mengatakan belum ada yang pernah melaksanakannya. Sabtu, 28 November 2020 MUKER dilaksanakan, bertempat di lantai tiga Gedung sekolah Pondok Pesantren Jam’iyyah Islamiyah, Kampung Ceger – Pondok Aren – Tangsel.

Sesuai fakta sejarah yang mengatakan selama berdirinya NU di kecamatan Pondok Aren, dimasa inilah NU mulai berkembang lebih baik dari masa-masa sebelumnya. Terlebih dimasa kepemimpinan Gus Mas’ud sebagai ketua Tanfidzhiyah terpilih tahun 2021. Bergerak melesat bagai busur panah yang tepat membidik sasarannya.

Namun dilema tetap ada walau terlihat maju, meski begitu tidak ada masalah yang besar selama sama-sama mencari maslahat secara musyawarah dan mufakat baik dengan pelaksanaan resmi maupun santai seperti “Ngopi Bareng NU Pondok Aren” yang telah berjalan selama 3 bulan ini dengan Istiqomah.

Ngopi Bareng ini bukan ngopi tanpa adanya solusi, namun memang sengaja di lancarkan demi mendapatkan banyak solusi dan ide-ide cemerlang yang tersembunyi dari orang-orang yang jarang berbunyi.

Baca juga : Ansor-Banser Tangsel Berbagi Takjil dengan Polsek Pd. Aren Dan Narapidana

Siapakah yang mengikuti Ngopi Bareng NU Pondok Aren?


Seluruh jajaran NU sekecamatan Pondok Aren, mulai dari MWCNU, Muslimat, Ansor, Banser, Rijalul Ansor, Fatayat, Pagar Nusa, IPNU, IPPNU sampai warga NU biasa yang tidak berada di struktural MWCNU Pondok Aren ataupun ranting. Dengan agenda pelaksanaan rutin 2 minggu sekali pada malam sabtu.

Berkat partisipasi para pengurus NU yang hadir disetiap agenda yang terjadwal, maka keluarlah banyak gagasan atau ide-ide serta kemaslahatan terhadap persoalan yang dihadapi didalam tubuh NU Pondok Aren sendiri.

“Maka diharapkan agar para pengurus atau siapapun yang hadir dalam acara santai Ngopi Bareng NU Pondok Aren untuk mau bertukar fikiran, ide-ide atau gagasan yang dapat membangun lebih baik lagi NU di kecamatan Pondok Aren.” Tutur Kyai Thoha ketua Tanfidzhiyah MWCNU Pondok Aren yang sekaligus tuan rumah.

“Saya ini juga berharap kepada siapapun yang mau untuk bergilir menjadi tuan rumah Ngopi Bareng NU Pondok Aren ini, jadi tidak melulu ditempat saya, agar yang lain tidak bosen.” Tambahnya.

Kemudian harapan penulis yang juga sebagai orang yang membantu mengurusi NU di Pondok Aren, agar mendo’akan kami untuk tetap bisa Istiqomah didalam mengurusi NU, terutama di Pondok Aren beserta juga ranting-rantingnya. Sehingga tidak berbelok arah dan kuwalat dengan NU yang dijaga dan di do’akan oleh para Wali tanpa sumpah serapah.

Ngopi Bareng NU Pondok Aren ini bukan ngaji tapi banyak kajian yang terbahas disini, ini bukan acara resmi tetapi keresmian isi tidak pula berbuih. Semua berjalan secara santuy dan melegitimasi, obrolan yang santun dan penuh gelak tawa bukan obralan dan bualan semata. Semua tersadur membangun Inspirasi tanpa ambisi, merevisi, berbobot dan berisi. Dan lagi, ini bukan puisi.


Penulis & Editor : Kholili

PCNU Tangsel : Semangat Baru, Harapan Baru, Bergerak Maju

PCNU Tangerang Selatan: Semangat Baru, Harapan Baru, Bergerak Maju

Tangsel - Semenjak dilantik kepengurusan baru PCNU Kota Tangerang Selatan masa bakti 2020-2025, pengurus PCNU bergerak secara totalitas dengan menghidupkan berbagai program yang belum aktif, mulai dari sosialisasi tingkat ranting, hingga pembentukan pengurus ranting yang belum aktif oleh masa kepemimpinan yang lalu.

Upaya tersebut dilakukan untuk memudahkan koordinasi di akar rumput agar kegiatan NU di masyarakat berjalan sesuai dengan program yang telah ditentukan. Selain itu, beberapa lembaga seperti Lembaga badan Wakaf (LBW NU), NU Care-Lazisnu, dan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBH NU) sudah dikukuhkan kembali.

Ada 18 lembaga di bawah naungan NU, beserta Banom NU Tangsel seperti, RMI NU, Ansor-Banser, IPPU-IPPNU, Muslimat, Fatayat, hingga Kopri PMII. Lembaga ini bergerak sesuai dengan kendali dan bidangnya masing-masing.

Baca juga : Hujan Tidak Jadi Halangan, Ansor Banser Tangsel Memperingati Isra’ dan Mi’raj

Semangat baru yang dibangun oleh pengurus NU Kota Tangerang Selatan tidak lepas dari peran Ketua PCNU, KH. Abdullah Mas’ud yang begitu aktif dan militan dalam menggerakan antar berbagai lembaga, dan tentunya juga dibantu oleh jajaran pengurus lainnya. Sehingga menciptakan energi yang positif yang bisa mempengaruhi semangat juang pengurus NU lainnya.

Militansi dalam kepengurusan NU sangat dibutuhkan, seperti halnya yang telah di contohkan oleh para pendiri NU, yaitu Hadratusy-syeikh KH. Hasyim Asy’ari, KH. Wahab Hasbullah, KH. Bisri Syansuri serta Muassis lainnya. Beliau semua merupakan tokoh dan sosok yang tak kenal lelah dalam menggerakan organisasi NU ketika saat mendirikan dan membangun, karena semangat yang dibawa merupakan semangat untuk kemaslahatan umat, sehingga energi yang dipakai tidak akan pernah habis.

Disamping itu, semangat untuk mengusir penjajah dan  menjaga eksistensi bangsa Indonesia. Dengan melihat contoh dan keteladanan yang nyata dari para pendahulu, tentunya memberikan gambaran betapa militannya mereka dalam berjuang, sehingga bisa memotivasi para pengurus NU, agar selalu memompa semangat dan menjaga motivasinya dalam berjuang.

Pengurus PCNU Kota Tangerang Selatan mempunyai beberapa program prioritas yaitu, pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Ketiga program tersebut menjadi ujung tombak dalam kepengurusan periode ini.

Baca juga : Giat Peduli Bencana Banjir Ansor Banser Tangsel

Pertama, Program pendidikan merupakan salah satu prioritas utama terhadap realita yang terjadi atas Pendidikan saat ini, yang dinilai harus beradaptasi dengan sesuatu yang baru seperti belajar yang tidak bertatapan langsung akibat pandemi, khusunya wilayah perkotaan.

NU di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif belum mempunyai lembaga pendidikan resmi yang maju dan berkembang, hampir rata-rata lembaga pendidikan berbasis Islam dikuasai oleh lembaga yang bukan berafiliasi di NU, sehingga sangat mudah sekali para pelajar tertular isu-isu intoleransi karena faktor ajaran yang diberikan oleh lembaga tersebut, secara tidak sadar mental mereka tersusupi berita atau wawasan yang mengandung radikalisme dan semacamnya.

Sehingga berdasarkan survey yang dilakukan oleh PPIM UIN Jakarta akhir-akhir ini, menunjukkan tingkat intoleransi di lembaga pendidikan meningkat. Tentunya ini sangat meresahkan bagi warga Indonesia terutama warga NU yang menjadi ujung tombak Toleransi di Nusantara.

Kedua, program ekonomi yang menjadi prioritas kedua untuk menjadikan kemandirian organisasi NU agar berdikari, karena dengan mandirinya pengurus NU dalam setiap acara dan lainnya, maka akan semakin punya daya tawar yang lebih baik.

Kemandirian dalam organisasi merupakan hal yang sangat urgen dan patut di utamakan agar organisasi tidak dimainkan oleh oknum yang berkepentingan tanpa memperdulikan eksistensi NU.

Ketiga, program prioriras masalah kesehatan, karena sehat merupakan bagian dari iman, disamping itu, kesehatan warga NU merupakan yang hal penting sekali untuk menjalankan roda organisasi, jika para kadernya sehat dan militan, maka akan menjadi efektif kinerjanya, sehingga mendapatkan hasil yang maksimal.

Baca juga : Serba-serbi Ansor-Banser Tangsel Berbagi Takjil Gratis Dihari Ke-10

Selain sehat, warga nahdliyin juga harus terus melakukan hidup bersih untuk menghindari sakit, dengan begitu program kesehatan yang dicanangkan PCNU Kota Tangsel merupakan hal yang tepat untuk menjadi prioritas, dengan melihat realitas warga yang banyak mengalami sakit karena faktor makanan, dan lingkungan yang kotor.

Semoga ketiga program prioritas tersebut, berjalan dengan baik dan lancar, dan lembaga lainnya juga ikut bergerak dalam memberikan solusi yang berdampak di masyarakat agar bisa merasakan adanya organisasi NU ditengah mereka.


Penulis : Syaiful Ahyar – Kader GP Ansor Tangsel dan Redaktur NU Online Banten.
Editor : Kholili

NU Care

Aswaja

Tabayun