ANSOR TANGSEL: COVID-19
Showing posts with label COVID-19. Show all posts
Showing posts with label COVID-19. Show all posts

Saturday, January 2, 2021

Refleksi Akhir Tahun 2020, Indonesia Dalam Pandemi Covid-19

rEFLEKSI aKHIR tAHUN

Puji Syukur kepada Ilahi Rabbi yang telah memberikan segala-galanya sehingga kita dapat berdiri dalam dunia sampai saat ini tepatnya dipenghujung tahun 2020. Tahun 2020 merupakan tahun yang paling penuh tantangan. Tahun dimana dunia diguncangkan oleh lautan pandemi COVID-19. Pademi Covid-19 ini adalah penyakit sampar yang sangat menular dan terus mejangkit antar manusia.

Pademi ini pun belum mendapat kepastian kapan akan berakhir. Usia manusia seolah di ujung tebing curam. COVID-19 tidak kenal diskriminasi soal kaya atau miskin. Malah yang selama ini bangga sebagai orang kaya, punya uang simpan di banyak tempat, hidup bergelimang mewah, tidak berkutik saat mulut dan hidung ditutup benda mirip kaca yang menyesakkan pernapasan. Kita saksikan kota-kota lengang, ruang-ruang publik sepi, tempat peribadahan kosong. Kalaupun ada, pasti berjarak. 

Angka kasus infeksi virus COVID-19 di Indonesia masih terus mengalami peningkatan. Di Indonesia sendiri, kasus infeksi COVID-19 yang pertama diumumkan pada 2 Maret 2020 lalu. Berdasarkan data yang disampaikan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pada Rabu (30/12/2020) sore, tercatat ada tambahan 8.002 kasus baru infeksi COVID-19 dalam 24 jam terakhir. Ini artinya, jumlah kasus infeksi harian kembali menyentuh angka 8.000. Dengan penambahan tersebut, maka total kasus COVID-19 terkonfirmasi di Indonesia tercatat sebanyak 735.124 (tribunnews 31/12/20).

Akibat COVID-19 ini adalah menjadi ancaman serius bagi kalangan pesantren dan Indonesia. Dimana sebanyak 207 masyayikh atau ulama meninggal selama pandemi Covid-19. Ratusan ulama yang meninggal selama pandemi itu tersebar di 110 pondok pesantren di Indonesia. Data itu disampaikan oleh Pengurus Pusat Rabithah Ma'aid Islamiyah (RMI) Nahdatul Ulama. Diketahui, masyayikh merupakan sebutan untuk kiai atau nyai dalam dunia pesantren. "Ancaman terhadap pesantren dan kyai berarti ancaman terhadap kelangsungan pendidikan agama dan karakter bangsa Indonesia," kata Abdul Ghofarrrozin dalam keterangan tertulis, Jumat (11/12/2020). 

Kondisi pandemi saat ini membutuhkan orang beriman, bukan sekadar orang beragama. Orang beriman akan peka dengan realitas dan tidak pernah tanggal diam, masa bodoh apalagi pura-pura hilang kesadaran mencari solusi untuk menenun kembali hidup yang diporakporandakan virus jahanam ini. Orang beriman tidak pernah meremehkan fakta kelam sekalipun. Justru di tengah lautan kekelaman, orang beriman mesti tampil sebagai cahaya yang mampu mencahayai realitas agar membuka mata kesadaran orang lain, betapa pun kecil. Cuci tangan lebih kerap, jaga jarak, tetap akrab dengan masker, terdengar sepele tapi berisiko dahsyat tidak hanya diri kita tapi orang lain.

Kesadaran ini adalah bagian utuh dari iman. Ketakutan pasti akan hadir. Tapi iman akan Dia yang setia akan mengubah segala ketidakmungkinan dalam kekuasaan otak manusia yang terbatas menjadi kemungkinan yang terbuka bersama Dia yang tidak berbatas.

Selain terjadinya pandemi COVID-19, masih banyak kejadian lain yang tidak dapat dipaparkan masing-masing. Dengan pergantian tahun dari 2020 ke 2021 kali ini memang akan menjadi sesuatu yang berbeda, dipastikan bahwa perayaan tahun baru kali ini akan diwarnai sejumlah aturan karena Indonesia masih menghadapi pandemi. Beberapa kegiatan wajib saat pergantian tahun, seperti pesta kembang api, panggung hiburan, dan lainnya, tidak akan diperbolehkan karena dapat menimbulkan kerumunan. Meski tak harus berkumpul karena kondisi pandemi covid-19 masih terjadi, tidak ada salahnya apabila ucapan dan do’a agar di tahun 2021 mendatang segala kondisi akan menjadi jauh lebih baik.


Oleh : Saiful Ahyar, S,Pd.
Penulis adalah Kader GP Ansor Tangsel 2020 dan Kontributor NU Online Banten.

Friday, January 1, 2021

Ansor Banser PAC Setu Mengikuti Apel Bersama, Dalam Rangka Persiapan Pengamanan Malam Tahun Baru 2021 Di Polsek Cisauk

Apel Pengamanan Tahun Baru 2021

Tangerang Selatan – Dalam rangka menyambut tahun baru 2021 masehi, seluruh masyarakat biasa merayakan tahun dengan berkumpul bersama teman, sanak keluarga hingga berkumpul masyarakat lainnya. Hal ini mengakibatkan terjadinya kerumunan yang tidak bisa di hindarkan. 

 

Pada tahun baru kali ini, Pandemi pun masih enggan angkat kaki dari negeri tercinta. Sehingga kekhawatiran pemerintah akan penyebaran pandemi ini pun semkain menjadi-jadi. 

 

Berkerumunnya masyarakat tanpa di sadari tak bisa di hindarkan lagi, karena moment seperti ini adalah moment yang sangat di nanti-nanti oleh masyarakat, sebagai sarana berkumpul bersama teman dan sanak keluarga. 

 

Oleh karena itu demi mencegah penyebaran virus ini, pemerintah daerah pun mengambil tindak tegas untuk melakukan sweeping dengan tujuan memberi himbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang hingga berpotensi akan penyebaran virus COVID-19. 

 

AKBP Fahad Kapolsek Cisauk – Setu, menyampaikan bersama-sama dengan semua elemen keamanan dan ormas akan melakukan sweeping dan mengantisipasi kerumunan di masyarakat pada malam tahun baru dengan adanya gerakan ormas yang baru saja di keluarkan edaran dari pemerintah pusat.


PAC Ansor Banser Setu Apel Pengamanan Tahun Baru 2021


Acara di hadiri oleh Ketua PAC Ansor Setu, Irfan Alamsyah bersama 7 anggota Banser yang ikut serta dalam  membantu pihak kepolisian di wilayah kerja kecamatan Setu, dimana ada 11 titik yang akan di lakukan pemantauan selama malam tahun baru dari pukul 18.00 - 01.00 WIB. 

 

Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat pun semakin teredukasi akan bahayanya penyebaran COVID-19. Sehingga masyarakat pun semakin berhati-hati untuk mengambil langkah dalam perayaan tahun baru kali ini.


PAC Ansor Banser Setu Mengikuti Apel di Polsek Cisauk


Masyarakat berterimakasih atas inisiatif aparat dan pemerintah dalam mencegah penularan virus COVID-19. Serta berharap dengan langkah ini akan menjadi salah satu cara untuk memutus tersebarnya virus. Sehingga pada awal tahun 2021 ini menjadi masa yang normal kembali, dan masyarakat pun dapat melakukan kegiatan yang berarti tanpa di dasari kekhawatiran akan tersebarnya virus COVID-19.

 

Editor : Kholili 

Penulis : Fahad Al Mukhlish 

Thursday, December 31, 2020

Ahmad Fauzi Pimpinan Cabang GP Ansor Tangerang Selatan turut hadir dalam kegiatan “Kolaborasi Aksi se-Nasional: Car of Covid-19 Care”.

Ketua Ansor Tangsel Gus Ahmad Fauzi G. Attingsily

Tangerang Selatan - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siroj membuka acara “Kolaborasi Aksi se-Nasional: Car of Covid-19 Care”, melalui Zoom Meeting di kantor PBNU Jakarta, pagi ini (31/12/2020) pukul 10.20 WIB. Kemudian dilanjutkan dengan acara “Refleksi akhir Tahun 2020 NU Peduli Covid-19 Kota Tangerang Selatan” oleh NU Peduli Covid-19 bersama PCNU Kota Tangerang Selatan di Sekretariat PCNU Kota Tangerang Selatan.

Ahmad Fauzi Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Tangerang Selatan mengatakan, pada pagi dan sampai siang hari ini kita sama-sama melaksanakan suatu kegiatan sosial dalam rangka memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kota Tangerang Selatan.

“Kegiatan ini rutin yang dilakukan oleh PC NU Kota Tangerang yaitu car of Covid-19 care di wilayah Kota Tangerang Selatan, yang dilaksanakan oleh jajaran Banom dan berbagai lembaga NU di Kota Tangerang Selatan pada pagi hari,” tuturnya Fauzi

kemudian lanjutnya Fauzi, sahabat-sahabat Ansor Bansor turut serta melaksanakan dan mensukseskan acara, ada beberapa perwakilan dari kecamatan yang hadir, dan taklupa kegiatan ini menggunakan standar protokol kesehatan.

Ketua Ansor Tangsel Gus Ahmad Fauzi G. Attingsily

“Saya pribadi mengucapkan terima kasih dalam kegiatan ini, dan mendukung sepenuhnya setiap program yang di subsidikan dari pemerintah oleh PBNU dan juga dari Gerakan Pemuda Ansor."

Menurut dia, wabah ini menjadi perhatian kita bersama. Jika kita meningkatkan kesadaran yang lebih tinggi, kemungkinan pandemi covid-19 ini akan cepat berlalu. Karena sudah hampir satu tahun pandemi ini tersebar di Indonesia bahkan dibelahan dunia.

“Saya berharap semua kalangan masyarakat Kota Tangerang Selatan, khususnya warga Nahdiyin bisa mengikuti protokol kesehatan dimanapun berada, dan memberikan himbauan kepada orang-orang terdekatnya dalam rangka menyadarkan bahwa wabah ini masih tetap berlangsung. Upaya kita masih sama yaitu memutuskan mata rantai penyebaran covid-19,” jelasnya Pimpinan Cabang GP Ansor Tangerang Selatan.

Oleh : Ummy Mayadah (Kontributor NU Online Banten)

Ansor Banser Tangsel, Berperan Aktif Mengedukasi dan Peduli Covid-19

PCNU Tangsel Membuka "Car of Covid-19 Care"


Tangerang Selatan – Ketua Umum PBNU, Abuya Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, MA. melalui Zoom Meeting di Kantor PBNU Jakarta, pagi ini (Kamis, 31/12/2020, pukul 10:20 WIB ). Membuka acara “Kolaborasi Aksi se-Nasional : Car of Covid-19 Care” yang kemudian dilanjutkan dengan acara “Refleksi akhir tahun 2020 NU Peduli Covid-19 Kota Tangerang Selatan” oleh NU Peduli Covid-19 bersama PCNU Kota Tangerang Selatan di Sekretariat PCNU Kota Tangerang Selatan, Ciputat.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Satgas NU Peduli Covid-19 Dr. H. Makky Zamzami memaparkan berbagai kegiatan dan capaian satgas NU Peduli Covid-19 yang telah bekerja kurang lebih satu tahun, mulai Maret hingga akhir Desember 2020.

Satgas NU Peduli Covid-19 telah dibentuk di seluruh tingkatan kepengurusan NU dari wilayah dan cabang untuk melakukan edukasi, penyuluhan pencegahan virus Covid-19,dan pelayanan medis bagi para pasien terkonfirmasi virus Covid-19.

Langkah awal yang dilakukan adalah melakukan pelatihan bagi para relawan tingkat pusat hingga daerah. Tujuannya untuk dapat memahami bagaimana melakukan edukasi di tengah-tengah komunitas dan masyarakat.


Satgas NU Peduli Covid-19, adalah gabungan aksi cegah Covid-19 semua lembaga, banom, perguruan tinggi NU, asosiasi dan organisasi profesi. Satgas NU terdiri dari Lembaga Kesehatan NU, NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah NU (LAZISNU), Lembaga Penangulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI), Rabithah Maahid Islamiyah (RMI), Maarif, LKK, dan seluruh lembaga dan banom lainya.

Berdasarkan data RMI NU, ratusan kiai dan nyai (pengasuh pesantren) wafat pada masa pandemi Covid-19 dan ada 112 pesantren terpapar Covid-19. Sementara tercatat 507 tenaga kesehatan meninggal. Berdasar data Unicef, sekitar 1,3 juta anak di dunia mengalami kesulitan belajar online.

Menyikapi pandemi Covid-19, Satgas NU Peduli Covid telah melakukan langkah nyata di antaranya membentuk posko NU Peduli Covid-19, baik di tingkat PWNU, PCNU maupun pesantren NU.

Tak ketinggalan PC GP Ansor Tangsel senantiasa turut serta dalam rangka upaya penanggulan covid-19 di Kota Tangerang Selatan yang kelima kalinya dilakukan oleh NUcare lazisnu & PCNU Kota Tangerang Selatan selama pandemi.

Banser ansor sesuai dengan fungsinya, selalu sigap ketika dibutuhkan yang merupakan amanah organisasi yang tertuang dalam PD PRT, sesuai Instruksi dari Pimpinan di semua tingkatan.

Kedepan PC GP Ansor Tangsel siap bersinergi dengan para stakeholder dalam rangka memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari nilai dasar pergerakan organisasi kami yang menjadi Prinsip dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi ansor banser, ialah nilai kebangsaan dan kerakyatan. Ketika negara memanggil, maka wajib hukumnya ansor banser menjadi garda terdepan membantu pemerintah dalam menghadapi segala bentuk ancaman, tantangan dan hambatan guna mencapai tujuan dan cita-cita bangsa. Lebih-lebih dalam situasi pandemi wabah covod-19, kita dituntut untuk saling bahu-membahu, tolong menolong serta peduli terhadap situasi nasional yang sedang mengalami cobaan. Di tengah kondisi seperti itu, ansor banser tangsel senantiasa hadir memberikan sosialisasi terhadap masyarakat agar menjaga protokoler kesehatan yang telah dianjurkan, dengan tujuan untuk memutus mata rantai pandemi covid-19 di tangerang selatan.

Semoga dengan terselenggaranya Kolaborasi & Aksi dengan sosialisasi Car of Covid-19 Care (CoCC) yang dilakukan oleh NUcare Lazisnu Kota Tangerang Selatan, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya protokoler kesehatan.

Ansor Banser ada untuk Agama, Bangsa dan Negeri.

Oleh : Suryaman

Penulis merupakan ketua PAC GP Ansor Ciputat .


Monday, December 28, 2020

Ketua GP Ansor Tangsel Siap Berkolaborasi Dalam Menanggulangi Penyebaran Covid-19

Ketua GP Ansor Tangsel Siap Berkolaborasi Dalam Menanggulangi Penyebaran Covid-19

Tangerang Selatan- Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini Edukasi tentang betapa pentingnya pengetahuan bahayanya tertular atau menularkan virus Corona, baik terhadap orang terdekat maupun kepada orang lain yang tidak dikenal. Sudah menjadi tugas kita bersama dalam mengedukasi masyarakat yang masih belum tahu bahayanya virus ini. Bukan bersosialisasi 3M, melainkan juga mengedukasi masyarakat.

Saturday, December 26, 2020

PCNU Tangsel Menyelenggarakan Webinar “Pemuda Bicara, Kolaborasi dan Aksi Melawan Covid-19

 

Webinar Pemuda Bicara Kolaborasi dan Aksi Melawan Covid-19

Tangerang Selatan - Covid-19 belum berlalu, hingga kini wabah yang dikenal dengan nama corona virus atau covid-19 masih belum juga usai. Dan sampai saat ini juga Pemerintahan pusat maupun Daerah, turut ikut serta berbagai organisasi yang ada di Indonesia terutama Satgas NU Peduli Covid-19 beserta para banom-banom yang ada di NU terus berupaya mensosialisaikan kepada seluruh masyarakat untuk tetap menggunakan protokol kesehatan covid-19. Mulai dari menerapkan 3M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, dan Mencuci Tangan dengan sabun di air yang mengalir) juga mengupayakan penyemprotan cairan disinfektan disetiap rumah-rumah masyarakat, memberikan masker dan banyak lagi lainnya terkait dengan sosialisi Covid-19. Yang bertujuan agar masyarakat Indonesia selamat dari wabah virus Corona.

Maka dengan belum usainya Pandemi covid-19 ini, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang Selatan menyelenggarakan Webinar via Zoom Meeting yang diberi judul "PEMUDA BICARA : Berkolaborasi dan Aksi Melawan Covid-19”. Pada Rabu, 23 Desember 2020, pukul 19.00 WIB.
Acara ini dibuka oleh Dr. H. Muhammad Makki Zamzami, MARS. (Ketua Satgas NU Peduli Covid-19 PBNU). Beliau mengatakan bahwa Agar Satgas Covid-19 beserta Para Pengurus Organisasi lainnya untuk bisa mensosialisasikan tentang Simbiosis Mutualisme atau saling bergotong-royong, bantu membantu terhadap masyarakat yang terkena Covid-19. Karena masih minimnya sosialisasi akan hal itu.

Kesadaran masyarakat tentang betapa pentingnya simbiosis mutualisme terhadap tetangga-tetangga atau masyarakat yang terkena virus Corona masih sangat perlu di gaungkan, mengingat bahwa mereka yang terkena virus Corona tidak bisa melakukan aktifitas diluar dimana mereka dirawat. Maka ini menjadi sangat penting dilakukan bersama untuk bisa saling bergotong-royong, bantu membantu dalam berbagai hal. Seperti memberikan bantuan kebutuhan makan, kebutuhan mandi dan lain sebagainya.

Beliau juga berharap Agar angka kematian akibat Covid-19 ini bisa berkurang, jika seluruh lapisan masyarakat turut bergotong royong saling membantu terhadap masyarakat yang tertular virus Corona. Kemudian beliau juga mengucapkan terimakasih kepada PCNU kota Tangerang Selatan dengan diadakannya Webinar ini. Dan berharap semoga bisa bermanfaat bagi seluruh peserta pada malam ini (Rabu, 23/12/20).

Kemudian sambutan dilanjutkan oleh KH. Abdullah Mas'ud (Ketua Tanfidziah PCNU kota Tangerang Selatan). Beliau memberikan sekelumit sambutan bahwa Kita mengadakan webinar ini bukan hanya memberikan sosialisasi protokol semata, namun lebih mengacu kepada edukasi terhadap masyarakat tentang betapa pentingnya penularan virus Covid-19 ini, sehingga penyebarannya tidak semakin meluas.

Acara webinar ini juga di ikuti oleh Ketua PC GP Ansor Tangerang Selatan Gus Ahmad Fauzi Ghani At-Tingsily sebagai Pemateri. Dia mengatakan "Gerakan Pemuda Ansor Kota Tangerang Selatan sudah melakukan himbauan terhadap masyarakat sekitar khususnya warga Tangerang selatan, juga membagi-bagikan masker, handsanitizer serta melakukan penyemprotan cairan Disinfektan dirumah-rumah warga.

Selain itu, Gus Fauzi mengajak kepada seluruh organisasi pemuda yang tergabung dalam webinar, bahwasanya jika ada kolaborasi lagi untuk penanganan covid 19 di Tangerang Selatan, maka dari pihak Ansor-Banser Tangsel siap untuk terjun bersama-sama membantu masyarakat menanggulangi penyebaran virus Covid-19 ini.

“Karena kolaborasi diperlukan untuk saat ini, agar penanganan Covid-19 berjalan dengan maksimal” tutur Gus Fauzi.

Pasalnya hingga akhir tahun ini masyarakat kita seakan mulai sudah terlalu jenuh dengan adanya pandemi yang belum juga usai sampai saat ini, dengan berani berkumpul bersama, seperti Menggelar acara pernikahan, nongkrong-nongkrong tanpa mematuhi protokol kesehatan Covid-19 yang dihimbau oleh pemerintah pusat maupun daerah. Maka, sudah sepatutnya kita harus bisa menjaga diri atau melindungi diri dari penularan covid-19 ini.

Dan acara diakhiri dengan penutup oleh bapak Yus Yusanto, dengan stetmennya, “Kepada seluruh pemuda, Marilah kita untuk sama-sama menanggulangi covid-19.” Serta ditutup dengan doa oleh Kang Rizky ketua Lazisnu Tangsel, yang dalam webinar ini berperan sebagai co-host.

Selain Ketua PC GP Ansor kota Tangsel, webinar ini juga diisi oleh Perwakilan dari BPBD Tangsel, Bayyini Rosyada (Sekretaris DPD KNPI Tangsel), Nurul Mudrika (Ketua PC Fatayat NU Tangsel), Wulan Sari Aliatus Sholikhah (Ketua Kopri PC PMII Ciputat) dan Ferdiyansyah (Anggota DPRD Kota Tangerang F-PSI) . (Kholili)

Friday, December 18, 2020

LAZISNU TANGSEL Menyalurkan 1.800 Paket Sembako

1.800 Paket Sembako di Salurkan oleh Lazisnu Tangsel
Tangerang Selatan - Pandemi COVID-19 memberikan kita arti kepedulian terhadap sesama, kepada siapapun terhadap siapapun tanpa memandang dan bertanya apa agama mereka. Yang jelas semua manusia saat ini bergontong royong saling memberikan kepedulian dari apa yang mereka bisa berikan, supaya bisa meringankan beban moral dan material masyarakat kelas menengah kebawah.

Kita semua sudah tahu bahwa COVID-19 ini bukanlah omong kosong belaka, dan bukan juga tipu-tipu. Bermula pada bulan maret tahun 2020 hingga kini virus korona datang ke Indonesia. Disinilah kepedulian kita di mulai dan digerakkan, salah satunya yang dilakukan dan dilaksanakan oleh Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama atau LAZISNU kota Tangerang Selatan di bulan Desember tahun 2020 ini.



Melalui pesan singkat Ketua LAZISNU kota Tangerang Selatan, Kang Rizky mengatakan : "Bantuan Sosial tersebut kami hanya bertugas untuk mendistribusikan dari Kementrian Sosial untuk warga masyarakat Kota Tangerang Selatan yang sudah kami ajukan nama-namanya untuk menerima bantuan sosial dari Kementrian Sosial tersebut." (Jum'at, 18 Des 2020).

Perlu kita ketahui bahwa kota Tangerang Selatan ini Memiliki 7 Kecamatan dan 54 Kelurahan yang tersebar, serta memiliki penduduk sekitar 1.244.204 jiwa. Memang kurang sebanding dengan apa yang diberikan oleh KEMENSOS melalui LAZISNU kota Tangerang Selatan, jika melihat besarnya jumlah masyarakat kota Tangsel ini. Namun dengan apa yang di upayakan LAZISNU Tangsel ini sudah bisa meringankan beban sebanyak 1.800 jiwa yang kurang mampu dan tidak mampu.



"Semoga dari bantuan tersebut sedikit bisa membantu di masa pandemi covid 19 yang masih belum selesai ini." Dia Melanjutkan.

Seluruh paket sembako disalurkan Kesemua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) serta Pengurus Ranting NU (PR-NU) Juga Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP Ansor) yang berada di kota Tangerang Selatan.

Adapun mereka yang menerima rata-rata adalah para Lansia, Janda dan mereka yang kurang mampu lainnya. Waktu penyaluran tidak bersamaan, melainkan menurut kesenggangan para pengurus MWCNU, PR-NU dan PAC GP Ansor yang kemudian langsung di distribusikan.

Terakhir Mas Rizky Menghimbau "Juga kepada masyarakat khususnya warga kota Tangerang Selatan untuk tidak abai dalam rangka menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan menggunakan sabun serta air mengalir."

Mari kita menerapkan Protokol Kesehatan 3M diatas, dimusim penghujan ini virus lebih mudah menyebar dan berkembang biak, sehingga alangkah bijaknya jika kita menerapkannya atas diri kita sendiri dan orang tersayang kita. (Kholili)



Sunday, October 4, 2020

Penyemprotan Disinfektan di Pondok Pesantren Jam'iyyah Islamiyyah oleh Ansor-Banser NU

Sesi Foto setelah Penyemprotan Disinfektan


PONDOK AREN, TANGSEL - Pandemi Covid-19 sudah 6 bulan sejak bulan Maret 2020 hingga kini yang menyerang Indonesia. Segala cara dan upaya terus diusahakan oleh seluruh orang di Indonesia sampai global, untuk mencegah terjangkitnya orang-orang disayangi terhadap wabah corona tersebut.

Ansor - Banser, MWC NU hingga Ranting Nahdlatul Ulama kota Tangerang Selatan, kembali mengupayakan pencegahan tersebut dengan menyemprotkan disinfektan di Pondok Pesantren Jam'iyyah Islamiyyah di kampung Ceger, kelurahan Jurang Mangu Timur, Pondok Aren kota - Tangerang Selatan. Asuhan KH. Husnul Aqib Amin, LC.

Ponpes yang yang sejak didirikan oleh Al-maghfurlah KH. Amin Syarbini pernah menjadi Rois Syuriah PCNU Kab. Tangerang, ayahanda KH. Husnul Aqib sebagai Katib Syuriah PCNU Tangsel periode kemarin (September 2020) atau biasa dikenal dengan Kyai Nunu dan Abah Nunu bagi santrinya . Berbasis Aqidah Ahlussunah Wal Jama'ah An-Nahdliyah. Termasuk sebagai benteng pertahanan NU di Wilayah Kecamatan Pondok Aren kota Tangerang Selatan.

Hadir pula KH. Zainuddin Abdullah Sebagai Rois Syuriah PCNU Tangsel yang baru periode 2020 - 2025, yang merupakan menantu dari Al-maghfurlah KH. Amin Syarbini. Serta juga Ketua Pemuda Pancasila Supriyadi yang ikut turun membantu kegiatan penanganan pencegahan Covid-19 untuk Ponpes Jam'iyyah Islamiyyah.

Dari Ansor - Banser, MWCNU hingga Ranting NU, beserta juga Pemuda Pancasila Pondok Aren - Tangsel melakukan penyemprotan disinfektan di Ponpes Jam'iyyah Islamiyyah (Minggu, 04 Okt 20). Ini dilakukan dalam mengupayakan pembersihan kuman-kuman dan virus-virus di lingkungan Pesantren, agar-agar para santri aman dan nyaman dalam Tholabul 'Ilmi hingga tidak adanya Virus Covid-19 yang berani datang.

Penyemprotan dilakukan secara menyeluruh dari rumah Kyai hingga kekamar-kamar santri. Seluruh ruangan di pesantren disemprot dengan cairan disinfektan, agar kuman-kuman atau virus yang bersarang tidak ada lagi.

Terlepas dari desas-desus isu tentang adanya atau tidak wabah Covid-19 ini, pencegahan adalah upaya yang tepat untuk terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu juga dengan menjaga kebersihan, kesehatan serta menerapkan Protokol Kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah daerah dan pusat.

Mari kita gunakan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah daerah masing-masing kota, agar orang-orang yang kita sayangi tidak terkena wabah Covid-19, yang selama 6 bulan ini belum kunjung pergi. Dan selalu jaga kebersihan serta kesehatan masing-masing, semoga wabah Covid-19 ini Allah angkat dan cepat berlalu. Aamiin.


Dokumentasi Ansor Tangsel :








Tuesday, May 19, 2020

Ansor-Banser Tangsel Berbagi Takjil dengan Polsek Pd. Aren Dan Narapidana

Ansor dan Banser Tangsel berbagi takjil dengan Polsek Pd. Aren dan Narapidana
Ahmad Fauzi G. At-Tingsily (Ketua Ansor Tangsel) memberikan Takjil secara simbolis kepada Anggota Polsek Pd. Aren.
ANSOR Tangsel - Ansor - Banser kota Tangerang Selatan bersama Ikatan Mahasiswa Nahdliyyin (IMAN PKN STAN) dan juga Omah Singgah Alfath, terus menjalani kegiatan peduli sesama hingga penetapan akhir Ramadhan 1441 Hijriyah nanti. Bersama para kader, ketua Ansor Tangsel memberikan takjil gratis kepada para anggota kepolisian dan para narapidana di Polsek kecamatan Pondok Aren kota Tangerang Selatan.

Semua menyambutnya dengan senang dan bahagia, tak terkecuali para anggota kepolisian yang sedang bertugas pada hari ini, Senin, 18 Mei 2020 sore hari tadi. Kegiatan ini biasa dilakukan di jalanan umum di beberapa daerah di kota Tangerang Selatan. Tercatat dalam jadwal berbagi takjil gratis ini di 7 Kecamatan kota Tangsel.

Ahmad Fauzi G. At-Tingsily, selaku Ketua GP. Ansor Tangsel mengungkapkan rasa bahagianya dapat berbagi kepada para anggota kepolisian Polsek Pondok Aren beserta para narapidana dilapas tersebut. Dia mengatakan rasa terima kasihnya kepada seluruh pendonasi untuk kegiatan ini, baik yang memberikan dana bantuan maupun berupa paket makanan dan minuman takjil yang kemudian dapat di salurkan kepada siapapun yang berhak menerimanya.

"Jika bukan karena tangan-tangan dermawan mereka para donatur, maka kegiatan berbagi takjil gratis ini tidak akan bisa dilaksakan dengan baik." Tambahnya.

Ansor-Banser Tangsel Berbagi Takjil dengan Polsek Pd. Aren Dan Narapidana
Dok. Ansor Tangsel.

Namun, pada kesempatan kali ini ada yang berbeda. Pasalnya titik berbagi kali ini bertempat di Polsek Pondok Aren yang merupakan bagian dari kecamatan di kota Tangerang Selatan. Selain para punggawa Ansor - Banser beserta IMAN PKN STAN dan juga Omah Singgah Alfath kota Tangsel berbagi takjil kepada para anggota kepolisian yang bertugas dan berjaga pada sore hari tadi. Juga takjil gratis ini di bagikan kepada para penghuni lapas di Polsek Pd. Aren.

Program kegiatan berbagi takjil ini yang mana dipelopori oleh Ansor - Banser Tangsel dan diterima dengan baik oleh Aipda Slamet Wibowo, ST. Yang mana beliau merupakan BHABINKAMTIBMAS POLSEK PONDOK AREN. Selain itu juga Aipda Slamet menyambut baik dengan kedatangan para kader Ansor - Banser beserta Ikatan Mahasiswa Nahdliyyin kota Tangerang Selatan dalam giat berbagi takjil ini.

"Kegiatan positif ini harus digalakkan selama Pandemik, sebagai bentuk wujud kepedulian kita kepada semua." Ungkap Aipda Slamet Wibowo.

Ansor-Banser Tangsel Berbagi Takjil dengan Polsek Pd. Aren Dan Narapidana
Dok. Ansor Tangsel.

Bulan Suci Ramadhan tahun ini, dalam hitungan hari akan segera meninggalkan kita semua. Kerinduan juga pasti akan meninggalkan bekas yang mendalam didalam hati, bagi kita orang-orang yang beriman kepada-Nya. Meskipun begitu, seluruh Tim Giat Peduli Sesama ini akan tetap menjalankan program ini hingga selesai Ramadhan nanti.

Semoga tahun depan kita diberikan anugerah Umur yang Panjang dan Sehat Wal'afiat baik Dzhohir maupun Bathin, hingga kita masih dapat bertemu dengan bulan suci Ramadhan yang akan datang. Untuk tetap bisa melaksanakan ibadah dengan lebih expert dan lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya.

Selain itu juga kegiatan ini masih menerima bantuan baik berupa donasi materi maupun bahan makanan takjil yang sudah siap untuk dibagi-bagikan kepada mereka semua. Jika Anda ingin berbagi melalui tangan-tangan kami, bisa Anda salurkan melalui kontak kami. Semoga kita selalu mandapatkan Keberkahan Fiddini Waddunya Wal Akhirah.

Monday, May 11, 2020

Berbagi Takjil Di Jurang Mangu Barat, Ansor-Banser Tangsel dan PR NU Jurbar Tetap Semangat Meski Diguyur Hujan Deras

Berbagi Takjil Di Jurang Mangu Barat, Ansor-Banser Tangsel dan PR NU Jurbar Tetap Semangat Meski Diguyur Hujan Deras
Tim Gugus Tugas Ansor-Banser Tangsel Peduli Covid-19 Bersama PR-NU Jurang Mangu Barat.

ANSOR Tangsel - Hujan begitu lebat mengguyur lokasi yang akan di jadikan tempat berbagi Takjil Gratis Di Sesi ke-13 Ramadhan 1441 (Rabu, 6 Mei 2020). Tepatnya di Jalan Jurang Mangu Barat rt.002 rw.002 kec. Pondok Aren, kota Tangerang Selatan. Lokasi didepan Masjid Al-Ikhlash yang berada tepat di pinggir jalan.

Hujan lebat mengguyur dimulai ba’da dzhuhur hingga jam 5 sore, dan ketika pukul 5 lewat, hujan mereda. Namun rintik-rintik hujan masih tetap turun dan menemai para punggawa Ansor-Banser Gugus Tugas COVID-19 Tangsel dalam membagi-bagikan Takjil secara gratis dilokasi tersebut bersama juga dengan PR-NU Kampung jurang Mangu Barat.

Para kader Ansor-Banser Tangsel pun memulai lansung giat berbagi takjil gratis, dengan dibagi dalam dua sisi jalan, di depan masjid Al-Ikhlash persis dan satu lagi di sebrang masjid. Tak seperti biasa giat dimulai jam 4 sore, namun Karena hujan deras mengguyur tempat mebagi-bagikan takjil ini terus berlalu hingga lewat dari waktu kebiasaannya. Dengan bersegera para anggota memulai giat secara serentak,  mengingat waktu mulai pukul 5 sore.

Berbagi Takjil Di Jurang Mangu Barat, Ansor-Banser Tangsel dan PR NU Jurbar Tetap Semangat Meski Diguyur Hujan Deras
Dok. Ansor Tangsel

Tak disangka, dalam sekejap waktu ratusan takjil yang disediakan oleh tim Gugus Tugas Ansor-Tangsel ludes dibagi-bagikan kepada para pengendara yang lalu-lalang melalui jalan depan Masjid Al-Ikhlash Kampung Jurang Mangu Barat rt.002 rw.002, Kec. Pondok Aren - Tangerang Selatan pada Selasa, 10 Mei 2020.

Seperti pada kesempatan-kesempatan yang lalu, Ketua Ansor Tangsel, Ahmad Fauzi G. At-Tingsily mengucapkan rasa terimakasihnya kepada seluruh para kader yang tetap menyempatkan waktunya untuk tetap bersinergi bersama dalam giat ini. Dan juga rasa terimakasih juga terkhusus para tokoh, ulama dan masyarakat setempat yang telah ikut bersinergi dalam giat peduli sesama ini. Tandasnya.

Masyarakat menyambut baik dengan adanya giat peduli sesama ini, dengan berbentuk berupa berbagi takjil gratis kepada para pengendara yang melewati kampung Jur-Bar (read_ Jurang Mangu Barat) yang tepatnya di depan Masjid Al-Ikhlash. Selain itu juga warga sangat antusias dengan adanya pembagian takjil gratis yang dilaksakan oleh tim Gugus Tugas Peduli Covid-19 Ansor-Banser Tangsel.

Berbagi Takjil Di Jurang Mangu Barat, Ansor-Banser Tangsel dan PR NU Jurbar Tetap Semangat Meski Diguyur Hujan Deras
Dok. Ansor Tangsel

“Kami merasa sangat senang dan bahagia melihat dan merasakan apa yang dilakukan oleh para kader Ansor-Banser ini. Meski cuaca sedang kurang bersahabat akibat turunnya hujan deras yang mengguyur lokasi pembagian takjil gratis, dengan penuh semangat dan kepercayaan diri yang mantul, mereka mereka tetap mau berbagi.” Ucap salah seorang masyarakat yang tidak mau disebutkan namanya.

Seperti saat-saat sebelumnya, selain dari para kader banom Nahdlatul Ulama. Ikut serta dari tim Ikatan Mahasiswa Nahliyyin (IMAN) yang tetap bersinergi hingga pelaksanaan giat berbagi takjil gratis ini usai. Tepatnya pada akhir Ramadahan 1441 Hijriyah nanti.

Begitulah semangat para kader Ansor-Banser dalam mengutamakan sesama manusia, non-muslim saja selalu siap untuk menjaga dan membantu terlebih lagi saudaranya seiman tidak mungkin tidak dipedulikan. Sudah sepatutnya ini menjadi acuan semangat dan inspirasi bagi para pemuda-pemudi Nusantara, untuk peduli sesama dan mencintai sesama warga Indonesia.

Sudah terlihat jelas dengan bukti-bukti yang konkrit, nyata dan tak terbantahkan. Bahwa kepedulian para kader Nahdlatul Ulama Nyata untuk Nusa, Bangsa dan Agama. Maka jika ada tuduhan miring yang ditujukan kepada kader Ansor-Banser ataupun para kader Banom Nahdlatul Ulama lainnya, dimanapun berada. Sesungguhnya mereka adalah para pembenci NU, yang tidak menginginkan NU tetap Berjaya, untuk tetap dapat menjaga NKRI selalu utuh dan saling mencinta.

Berbagi Takjil Di Jurang Mangu Barat, Ansor-Banser Tangsel dan PR NU Jurbar Tetap Semangat Meski Diguyur Hujan Deras
Dok. Ansor Tangsel

Ustadz Muhammad Ikhwan, Tanfidz PR-NU Jur-Bar mengatakan, "Saat ini kami hanya minta Doa, agar NU Jurangmangu Barat dan sahabat-sahabat Ansor - Banser agar terus menebar manfaat untuk masyarakat. Bahkan bukan hanya dibulan suci Ramadhan, bukan hanya sekedar takjil, tetapi juga dapat memberikan kebaikan pada bulan-bulan lain, dan lebih dari takjil. Misalnya, memberikan atau menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, baik berupa materi maupun non materi. Memberikan pelatihan bagi masyarakat pra kerja dan lain-lain. Insya Allah. Sambil terus kita menebar Islam yg berpondasi Ahlu Sunnah wal Jamaah." Ungkapnya.

"Sekali lagi Doakan kami agar terus bermanfaat untuk orang lain." Tambahnya.(KH)

Berbagi Takjil Di Jurang Mangu Barat, Ansor-Banser Tangsel dan PR NU Jurbar Tetap Semangat Meski Diguyur Hujan Deras
Dok. Ansor Tangsel


NU Care

Aswaja

Tabayun